Beritabanten.com – Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang berada dekat Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang Selatan, menjadi perhatian publik setelah sebuah video viral yang mengkritik kondisi jembatan tersebut.
Video yang diunggah oleh pengguna TikTok dengan akun @rwayxaa pada 24 Desember 2024 menunjukkan kondisi JPO yang sangat memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan penggunanya.
Dalam video itu, pengunggah mengkritik dengan sindiran dan mengganti nama jembatan tersebut menjadi “Jembatan Sirotol Mustaqim,” yang merujuk pada jembatan yang akan dilalui umat manusia di akhirat menurut ajaran Islam. Jembatan ini digambarkan licin, dan mereka yang terpeleset akan jatuh ke neraka.
Dalam video berdurasi 45 detik tersebut, @rwayxaa menggambarkan jembatan sebagai fasilitas yang membutuhkan “iman, Islam, Ihsan, Istiqamah, istigfar, dan istikharah” untuk melaluinya.

Dia juga menyebutkan bahwa lubang-lubang pada badan jembatan yang berfungsi sebagai sirkulasi udara, meskipun bisa memicu detak jantung, berfungsi untuk melancarkan peredaran darah.
Video ini telah ditonton lebih dari 1,9 juta kali dan mendapatkan lebih dari 3 ribu komentar, banyak di antaranya bercanda mengenai kondisi jembatan yang buruk dan menjadi bahan guyonan tentang proyek pemerintah yang terbengkalai.
Meskipun kondisinya sangat rusak, JPO tersebut masih digunakan sebagai jalur penyeberangan, termasuk untuk pelican crossing.
Bagian-bagian tiang jembatan terlihat rusak, bahkan ada tiang yang terpisah, memberi kesan seolah-olah telah “social distancing.”
Pengunggah video juga menambahkan bahwa melintasi jembatan itu seperti dikelilingi oleh malaikat, menyebut fasilitas tersebut sebagai “pelatihan penyeberangan Sirotol Mustaqim” yang tersedia 24 jam tanpa henti peminat.
Setelah video ini viral, pihak berwenang memutuskan untuk menutup sementara JPO tersebut demi keselamatan warga. Berdasarkan video yang diunggah di akun @gobimaino, jembatan kini telah ditutup dengan garis polisi untuk mencegah insiden yang lebih serius, mengingat kondisinya yang semakin memburuk. (Azk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan