Beritabanten.com – Warga Kampung Dukuh Gunung bernama Mariah (34), Desa Padasuka, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, terpaksa mendiami rumah mengkhawatirkan.
Hal pertama yang membuatnya risau adalah guyuran hujan deras karena dinding yang mulai lapuk, atap bocor, serta tiang yang rapuh
Tidak berhenti si situ, berlanjut pada masa depan anaknya yang masih sekolah dengan kondisi ekonomi yang minim.
Dia mengaku pernah diselamatkan olehnProgram Indonesia Pintar (PIP) untuk membantu biaya sekolah anaknya, tapi hanya sekali pada tahun 2024.
“Anak saya pernah dapat PIP satu kali di tahun 2024, sekarang sekolah di SD, setelah itu tidak ada lagi. Padahal bantuan itu sangat membantu untuk biaya sekolahnya,” ujarnya, pada portal lebak, kemaren.
Suaminya bernama Sama (32) dengan bekerja serabutan tidak mungkin menyelamatkan masa depan pendidikan anaknya.
Jangankan biaya pendidikan untuk hidup dalam rumah rapuh saja membuatnya harus lebih hati-hati dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
“Kalau hujan besar, saya sering mengungsi ke rumah tetangga karena takut rumah ini roboh. Suami juga kalau tidak ada pekerjaan, kami kadang dibantu tetangga untuk makan. Tapi alhamdulillah, rezeki selalu ada,” katanya lirih.
Warga sekitar turut prihatin dengan kondisi yang dialami keluarga Ibu Mariah. Salah satu tetangganya, Titi (45), mengungkapkan bahwa mereka berusaha membantu semampunya.
“Kami hanya bisa membantu sebisa kami. Kalau hujan deras, kami menyarankan Bu Mariah mengungsi ke rumah kami karena rumahnya sudah sangat memprihatinkan,” ujar Titi.
Ibu Mariah berharap ada perhatian lebih dari pemerintah, baik dalam hal bantuan pendidikan untuk anaknya maupun perbaikan rumahnya yang hampir roboh.
“Saya tidak meminta yang berlebihan, hanya ingin anak saya bisa terus sekolah dan rumah ini bisa diperbaiki agar kami tidak selalu ketakutan setiap hujan turun,” harapnya.
Warga sekitar juga berharap ada tindakan nyata dari pihak berwenang untuk membantu keluarga Ibu Mariah. Menurut mereka, program bantuan sosial seharusnya lebih tepat sasaran dan berkelanjutan agar masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak terabaikan.
Kini, Ibu Mariah hanya bisa berharap ada uluran tangan dari para dermawan maupun kebijakan pemerintah yang berpihak padanya agar keluarganya bisa hidup lebih layak. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan