Beritabanten.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Banten terus menunjukkan komitmennya dalam membangun infrastruktur guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Salah satu wujud nyata program tersebut adalah perbaikan ruas Jalan Luwuk–Grewel di Desa Karyajaya, Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak.

Melalui Program Bang Andra, DPUPR Banten menganggarkan pembangunan jalan sepanjang 3,4 kilometer dari total 6 kilometer yang akan diperbaiki.

Kepala Dinas PUPR Banten, Arlan Marzan, menjelaskan bahwa perbaikan akan menggunakan konstruksi beton selebar 3 meter dengan ketebalan 20 sentimeter.

Pemilihan material ini bertujuan agar jalan lebih kuat dan tahan lama, mengingat kondisi tanah dasar yang labil serta sering dilintasi kendaraan berat.

“Perbaikan ini sudah dianggarkan sebesar Rp6,9 miliar. Dari total panjang 6 kilometer, provinsi menangani 3,4 kilometer. Sisanya akan didukung oleh kabupaten dan desa,” ujar Arlan dalam keterangannya, Kamis (4/9/2025).

Perbaikan jalan yang selama ini menjadi keluhan warga ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar. Selama bertahun-tahun, warga mengalami kesulitan saat melewati jalan yang rusak parah, terutama saat musim hujan.

“Kalau hujan, mobil tidak bisa lewat. Sudah lama sekali rusak. Alhamdulillah sekarang diperhatikan pemerintah,” ungkap seorang warga.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh para guru yang menggunakan jalur tersebut untuk menuju sekolah. Mereka kerap harus menempuh rute memutar atau bahkan tidak bisa hadir akibat kondisi jalan yang becek dan licin.

“Kadang harus mutar jauh, bahkan kalau becek sepatu dilepas. Dengan adanya perbaikan ini, kami sangat terbantu,” kata salah satu warga lainnya.

Selain mempermudah akses pendidikan, perbaikan jalan ini juga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian warga.

Dengan akses yang lebih baik, perputaran ekonomi masyarakat di Lebak diperkirakan akan semakin lancar dan kesejahteraan pun meningkat.

“Kami berterima kasih kepada Gubernur Banten dan Dinas PUPR. Jalan ini sangat penting bagi aktivitas warga, baik untuk bertani maupun bepergian,” ujar warga lainnya.

Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Banten dalam menghadirkan pembangunan yang berkeadilan, merata, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com