Beritabanten.com – Tarian Golek Ayun Ayun menutup kunjungan Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Tangerang Selatan di Kota Yogyakarta.
Ini terjadi kala rombongan menyantap makan malam di Resto The Heavan, sebuah tempat kuliner terapung di atas air danau di Kota Yogyakarta, pada hari ini Senin sore 24 Novem
Pesan dari tarian klasik Yogyakarta ini menceritakan seorang gadis remaja yang beranjak dewasa dan sedang mencari jati diri serta senang berias diri.
Pesan ini seolah mengiringi kegiatan LPTQ Tangsel yang dimaksudkan untuk memperkuat sinergi menghidupkan semangat melahirkan generasi Qurani tersebut berjalan seharian.
Bahkan ada makna filosofi tarian mencakup nilai keindahan dan proses transisi menuju kedewasaan.
Ini bagaikan LPTQ Tangsel menyelami setiap jengkap kegiatan bagaikan cermin untuk terus memperindah preatasi di masa mendatang.
Karena sebelumnya, ada kegiatan dari pagi sampai siang berisi dialog dengan jajaran LPTQ Kota Yogyakarta sebagai upaya menguatkan aktivitas di masa mendatang.
Sementara pesan tarian yang dari gerakannya lembut dan gemulai, menggambarkan aktivitas seperti merias diri seperti memakai bedak, memasang hiasan sanggul, hingga menyisir rambut.
Ritual menjaga kecantikan dalam tarian tersebut tidak beda dengan upaya LPTQ Kota Yogyakarta dalam menjaga tradisi membaca Al-Quran di Yogyakarta yang kini mulai tergerus dengan hantaman konten digital dari beragam medi sosial.
Kota yang terkenal menjaga tradisi luhur, termasuk membaca Al-Quran, kini harus berusaha lkeras mengembalikan nilai mulai Al-Quran di kalangan anak-anak.
Pemkot Yogyakarta menjalankan program kampung mengaji dengan mengerahkan Satpol PP yang bekeliling senyap setiap selepas maghrib, yang bagi anak rajin mengaji mendapat penghargaan layak.
Dari kunjunggan studi tiru tersebut nampak jelas upaya LPTQ Kota Tangsel dan Kota Yohyakarta untuk terus mencari jati diri, seperti kata “golek” berarti “mencari”, yang merujuk pada masa remaja yang sedang mencari jati diri sebelum menjadi dewasa.
Sementara sambutan hangat yang dilakukan oleh LPTQ Yogyakarta juga menggambarkan fungsi tarian yang sering digunakan untuk menyambut tamu kehormatan dalam acara-acara besar, termasuk acara kenegaraan seperti pernikahan.
Penerimaan hangat LPTQ Yogyakarta adalah gambaran aktual dari Tarian Golek Ayin Ayun untuk rombongan yang jauh jauh datang dari kota selatan Ibu Kota bernama Tangsel.
Pesan mulia tarian untuk upaya LPTQ Tangsel membumikan nilai Al-Quran dalam kehiudpan nyata masyarakat yang memegang moto Cerdas, Modern dan Riligius.. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan