Beritabanten.com – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat sebagai instrumen peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus mempercepat upaya pengentasan kemiskinan.
Komitmen tersebut mengemuka dalam audiensi antara jajaran Pimpinan BAZNAS RI dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (20/7/2026).
Pertemuan itu membahas langkah-langkah strategis untuk memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Organisasi, Kelembagaan, dan Pembinaan Daerah sekaligus Pembina Wilayah Jawa Timur, Saidah Sakwan, mengatakan sinergi antara BAZNAS RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi kunci dalam memaksimalkan potensi zakat sebagai instrumen pembangunan sosial.
“Kolaborasi ini diharapkan semakin memperkuat tata kelola zakat sehingga dampaknya benar-benar dirasakan masyarakat dan mampu mendukung berbagai program pengentasan kemiskinan,” ujar Saidah.
Menurutnya, penguatan kemitraan tersebut juga diarahkan untuk mendukung agenda pembangunan daerah melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi, peningkatan kesejahteraan umat, serta perlindungan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Saidah menegaskan, BAZNAS RI berkomitmen menyelaraskan program pengelolaan zakat dengan kebijakan pembangunan sosial dan ekonomi yang dijalankan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar hasilnya semakin efektif dan berkelanjutan.
Ia berharap audiensi tersebut menjadi momentum mempererat kerja sama antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang semakin modern, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Pertemuan itu turut dihadiri Pimpinan BAZNAS RI sekaligus Pembina Wilayah Jawa Timur Syarifuddin dan Kepala Biro Hukum dan Kelembagaan BAZNAS RI Mulya Dwi Harto. Kehadiran rombongan BAZNAS disambut jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Imam Hidayat.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur diharapkan mampu mengoptimalkan potensi zakat sebagai salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi umat, memperluas jangkauan bantuan sosial, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan