Beritabanten.com – Media sosial baru-baru ini dihebohkan dengan viralnya sebuah video yang memperlihatkan perlakuan kurang pantas yang diterima seorang pedagang es teh bernama Sunhaji dari pendakwah populer Gus Miftah.

Di balik kontroversi ini, terungkap kisah hidup Sunhaji yang penuh perjuangan. Sunhaji, yang baru satu tahun berjualan es teh dan minuman botol, sebelumnya bekerja sebagai tukang kayu.

Namun, ia terpaksa berhenti karena mengalami cedera patah tulang pada tangannya. Setelah itu, Sunhaji beralih menjadi pedagang es teh untuk mencukupi kebutuhan keluarganya. “Dulu saya kerja di pemotongan kayu, tapi karena cedera patah tulang tangan, saya terpaksa berhenti dan mulai jualan es teh,” ungkap Sunhaji.

Setelah video ini viral, banyak donatur yang memberikan dukungan berupa donasi kepada Sunhaji. Salah satunya adalah selebgram Clara Shinta, yang langsung menghubungi Sunhaji untuk memberikan dukungan moral.

Dalam percakapan tersebut, Clara merasa sedih melihat seorang pedagang kecil yang justru menjadi bahan candaan. Clara pun menanyakan tentang kondisi jualan Sunhaji pada saat itu. “Jualannya lagi sepi yah pak kemarin ya? Yang beli berapa orang pak pada saat itu?” tanya Clara.

Sunhaji mengungkapkan bahwa saat itu jualannya memang sepi, dan hanya beberapa orang yang membeli. “Ya nggak ada 20 orang bu,” jawabnya dengan nada yang menunjukkan kesedihan.

Dalam percakapan tersebut, Sunhaji juga mengungkapkan perasaan kecewanya atas perlakuan yang diterimanya, yang tidak hanya dirasakannya, tetapi juga oleh sang istri. “Kecewa, niat mencari nafkah buat anak istri, kok malah digituin. Ya sedih juga istri bu, gimana lagi,” ungkap Sunhaji dengan suara penuh kekecewaan.

Budi Irwanto, yang juga turut mengunggah kisah Sunhaji di Instagramnya @sandaljepitanbareng, menjelaskan bahwa Sunhaji baru satu tahun berjualan es teh. Budi juga menjelaskan bahwa sebelumnya, Sunhaji bekerja sebagai tukang kayu sebelum mengalami cedera yang membuatnya terpaksa berhenti bekerja.

Sebagai respons terhadap kejadian ini, Gus Miftah telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan bertemu langsung dengan Sunhaji. Gus Miftah mengungkapkan bahwa ia tidak bermaksud untuk menyakiti dan hanya berniat bercanda.

“Saya Miftah Maulana Habiburrahman menanggapi yang viral hari ini, yang pertama dengan kerendahan hati saya meminta maaf atas kekhilafan saya,” ujar Gus Miftah, menegaskan bahwa candaan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyinggung siapa pun. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com