Beritabanten.com
Sabtu, 6 Juni 2026
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

SPBU Shell di Tangsel Belum Jual BBM, Karyawan Dagang Kopi di Pinggir Jalan

Beritabanten.com –  Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Shell di sejumlah titik yang tersebar di Kota Tangerang Selatan belum bisa menjual bahan bakar minyak (BBM) kepada konsumen.

Media mendapati SPBU Shell Bintaro UTown di Jl. Merpati Raya NoSawah Baru, No. 80 Kecamatab Ciputat, tampak kosong dari antrean kendaraan.

Tampak seorang petugas berseragam SPBU Shell duduk di pintu masuk SPBU menjajakan berbagai minuman, lengkap dengan poster menunjukkan discount dan promosi.

Dia menyampaikan pada media bahwa hari ini Kamis 25 September 2025 belum ada kepastian SPBU Shell menjual BBM. Dia hanya menju

“Belum ada kepastian pak datangnya mobil isi BBM. Kami masih menunggu,” kata dia penuh ramah sambil menawarkan minuman berjejer rapih yang ada di meja.

Dia juga mengaku aktivitas tanpa jual BBM sudah berlangsung selama tiga minggu dan hingga kini belum dapat kabar lanjutan dari pihak manajemen.

Selain karyawan, tampak seorang penegemudi ojek online sedang mengisi angin ban motornya. Sementara dua orang petugas SPBU lain tampak bercengkrama di samping alat pengisian BBM.

Kondisi SPBU Shell tersebut bertolak belakang dengan informasi dari PT Pertamina Patra Niaga (PPN) yang memastikan bensin mentah yang akan dipasok ke operator (SPBU) swasta tiba di Jakarta pada Rabu (24/9/2025).

 

Kata Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Roberth MV Dumatubun telah ada  pertemuan kedua dengan badan usaha (BU) swasta, yakni; Vivo, BP-AKR, dan Exxon kemarin, Selasa (24/9/2025).

Hasilnya, beberapa BU swasta yang masih memerlukan waktu untuk berkoordinasi dengan kantor pusat masing-masing sehingga belum menyerahkan kebutuhan kuota BBM tambahan.

Akan tetapi, Roberth mengklaim BU hilir migas swasta tersebut telah memiliki komitmen yang sama untuk segera menyampaikan kebutuhan kuota tambahan.

Roberth menegaskan perseroan memastikan kargo base fuel yang dibutuhkan telah tiba di Jakarta sesuai spesifikasi Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas).

Akan tetapi, dia enggan mengungkapkan besaran volume base fuel yang tiba di Tanah Air tersebut.

Dia hanya menyatakan nantinya akan terdapat mekanisme pengecekan kualitas pasokan melalui joint surveyor. (Red)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini