Beritabanten.com – Indonesia darurat korupsi mengingat jumlah uang negara yang ditilep koruptor ditaksir ratusan triliun rupiah dalam setahun.
Presiden Prabowo Subianto yang memberikan pidato pada acara Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Jakarta, Senin (29/9/2025), mengaku kaget atas jumlah fantastis uang korupsi tersebut.
Namun, dia belum belum bisa mengungkapan jumlah uang hasil jarahan para koruptor tersebut mengingat hal tersebut merupakan rahasia negara.
“Kalau saya cerita berapa berapa ratus T (triliun) uang negara yang hilang hampir tiap tahun, mungkin kalian enggak geleng-geleng kepala lagi, harus panggil dokter,” ujarnya, dilihat redaksi dari detik.com, Kamis 2 Oktober 2025.
Ketika dirinya memegang kepemimpinan pasca berakhirnya pemerintahan Presiden Joko Widodo tidak pernah menyangka jumlah uang negara yang dikorupsi begitu besar.
“Saat saya mulai memimpin, saya semakin terkejut karena tidak menyangka tingkat korupsi begitu parah. Namun saya berkomitmen menegakkan pemerintahan yang bersih,” tutur Prabowo.
Ia menilai maraknya tindak pidana korupsi menimbulkan kerugian besar bagi negara sekaligus merugikan masyarakat. Karena itu, ia menegaskan akan mengambil langkah tegas untuk mengatasinya.
Prabowo juga mengungkapkan bakal memanggil Jaksa Agung serta aparat penegak hukum lainnya guna memperkuat upaya pemberantasan korupsi dan membangun sistem pemerintahan yang transparan serta akuntabel. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan