Beritabanten.com – Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan mengungkapkan bahwa penurunan Sang Saka Merah Putih jangan sampai disalahartikan.
Dia bukan menurunkan semangat juang kebangsaan tapi jadi refleksi kemerdekaan negara dengan menumbuhkan semangat perjuangan.
“Ini bukan berarti kita menurunkan semangat juang kita, justru ini menjadi momentum untuk merefleksikan kemerdekaan negara dengan menumbuhkan semangat kebangsaan, semangat persatuan, dan semangat berkarya,” dikutip media dari laman resmi Pemkot Tangsel, Selasa 19 Agustus 2025.
Dilaporkan Pilar menjadi inspektur upacara penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Batalyon Kavaleri 9/SDK, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu (17/8/2025).
Suasana khidmat HUT RI ke-80 mengiringi upara itu dengan melibatkan pasukan gabungan TNI, Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta pelajar di Kota Tangsel.
Seluruh peserta dan tamu undangan mengikuti prosesi dengan penuh khidmat, menandai berakhirnya rangkaian peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan yang digelar oleh Pemerintah Kota Tangsel.
Usai bendera pusaka merah putih diturunkan, petugas paskibraka menyerahkannya kepada Pilar Saga Ichsan sebagai simbol penghormatan dan rasa syukur atas kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia.
“Momentum kemerdekaan ini tidak berakhir hanya dengan pelaksanaan seremonial penurunan bendera saja, kita harus terus memperjuangkan kemerdekaan seperti amanah para pahlawan terdahulu,” demikian dia menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan