Beritabanten.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan peringati Hari Tuberkulosis (TBC) Sedunia 2025, dengan menggelar serangkaian acara.
Dengan acara bertemakan “Gerakan Indonesia Akhiri Tuberkulosis dengan Komitmen dan Aksi Nyata” (GIATKAN) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan memperkuat komitmen dalam memberantas TBC di Indonesia.
Melalui berbagai kegiatan inovatif, pemerintah mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan aktif dalam pencegahan serta pengobatan TBC hingga tuntas.
Berikut beberapa kegiatan yang akan dilaksanakan oleh Dinkes Kota Tangsel:
1. Pekan Investigasi Kontak
Sebagai langkah awal, Dinkes Tangsel melalui Puskesmas Cirendeu menggelar Pekan Investigasi Kontak (IK) dengan menggandeng para kader kesehatan pada tanggal 17-22 Maret 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk menelusuri individual yang berkontak langsung dengan pasien TBC yang sudah menjalani pengobatan sejak 2024-2025.
Investigasi ini dilakukan melalui kunjungan rumah atau invitasi kontak, untuk memastikan deteksi dini dan memberikan langkah pencegahan yang lebih efektif.
Semakin cepat ditemukan, semakin besar peluang untuk menyembuhkan!
2. Kampanye Digital: Edukasi melalui Media Sosial
Tak hanya aksi langsung, Dinkes Kota Tangsel juga menggaungkan kesadaran masyarakat melalui kampanye digital pada 17-22 Maret 2025.
Dokumentasi kegiatan investigasi kontak dalam bentuk foto dan video akan dipublikasikan secara luas di berbagai platform digital.
Kampanye digital ini berlanjut pada 24 Maret 2025 sebagai mengedukasi serentak di media sosial. Masyarakat diajak untuk ikut menyebarkan informasi, berbagi pengalaman, serta mendukung upaya eliminasi TBC di Indonesia.
3. Puncak Acara: Webinar untuk Tenaga Kesehatan dan Kader
Sebagai puncak peringatan Hari TBC, Dinkes Tangsel mengadakan webinar pada 24 Maret 2025 yang ditujukan bagi tenaga kesehatan di seluruh fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) serta para kader kesehatan.
Webinar ini akan membahas lebih dalam tentang petunjuk teknis investigasi kontak yang terintegrasi dengan terapi pencegahan tuberkulosis.
Dengan adanya berbagai inisiatif ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya deteksi dini, pencegahan, dan pengobatan tuberkulosis hingga tuntas. Bersama, kita bisa mengakhiri TBC di Indonesia! (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan