Beritabanten.com – Pelantikan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Lebak periode kepengerusan 2025-2030 dilakukan di Museum Multatuli, Kecamatan Rangkasbitung, Minggu (6/7/2025).
Presidium Korps Alumni HMI (KAHMI) Kabupaten Lebak Mastur Huda mengungkapkan acara pengukuhan jad ajang silaturahmi dan mempertegas keberadaan para pengurus.
Salain itu, katanya, melahirkan kebermanfaat bukan hanya slogan tetapi menjadi pembuktian bagi setiap pengurus.
“MD KAHMI Lebak masa bakti 2025-2030 akan melanjutkan perjuangan dalam memberikan kebermanfaatan para alumni,” ujar Mastur Huda, dikutip dari satelitnews, Senin 7 Juli 2025.
Para Alumni HMI, dikatakan, merupakan bagian penting dalam regenerasi setiap pengurus untuk menciptakan insan cendekia yang unggul.
Dalam upaya mengawal berbagai program pemerintah untuk kemajuan masyarakat Kabupaten Lebak, Mastur menegaskan bahwa seluruh alumni HMI siap memberikan manfaat bagi pembangunan masyarakat.
“Sebagai alumni HMI yang notabene adalah mantan aktivis mahasiswa Islam, tentu kami selalu ingin memberikan manfaat kepada masyarakat terutama dalam hal pembangunan generasi mendatang,”tutur Mastur.
Mastur menjelaskan, anggota MD KAHMI Lebak berasal dari berbagai golongan mulai dari pemerintah, pengusaha, wartawan hingga akademisi.
“Tentunya banyak sektor yang bisa kami manfaatkan untuk memberikan jalan bagi masyarakat. Masing-masing alumni sudah berkomitmen untuk menyalurkan kemampuannya sesuai dengan apa yang mereka mampu,” imbuhnya.
Ketua Pelaksana Pelantikan Nurul Huda mengatakan bahwa pelantikan kali ini mengusung tema Berhimpun, Berkarya dan Berdaya Untuk Pembangunan Daerah.
Tema tersebut dibawa untuk menciptakan karakter berdaya. Menurutnya, tema ini dipilih sebagai bentuk komitmen alumni untuk tak hanya hadir sebagai bagian dari organisasi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Tema ini kami bawa untuk menciptakan karakter yang berdaya bukan hanya di lingkungan HMI, tetapi juga dalam konteks sosial yang lebih luas. Harapannya, para alumni yang dilantik dapat menjadi agen perubahan di daerahnya masing-masing,” tuturnya.
Lebih jauh, ia menyebutkan bahwa pelantikan tersebut menjadi titik awal untuk membangun kaderisasi yang tidak hanya aktif secara internal, tapi juga produktif menghasilkan karya dan terlibat dalam isu-isu pembangunan. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan