Beritabanten.com – Penyelidikan kasus penemuan mayat wanita dalam tong plastik di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, masih menemui kendala. Kepolisian Polres Metro Tangerang Kota mengaku kesulitan mengidentifikasi korban karena minimnya barang bukti dan belum keluarnya hasil tes DNA dari tim forensik.

“Hingga saat ini identitas korban belum berhasil kami ungkap,” ujar Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Prapto Lasono, Kamis (31/7/2025).

Prapto juga menjelaskan bahwa hingga kini belum ada warga yang datang ke Polres atau melapor kehilangan anggota keluarga yang bisa dicocokkan dengan ciri-ciri jenazah perempuan tersebut.

“Belum ada laporan masyarakat terkait kehilangan anggota keluarganya yang sesuai dengan korban,” tambahnya.

Pihak kepolisian saat ini masih fokus melakukan penyelidikan secara intensif terhadap dugaan kasus pembunuhan ini. Namun, hasil resmi tes DNA masih dinantikan untuk membantu mengungkap identitas korban sekaligus mempersempit pencarian pelaku.

“Kami belum dapat memberikan keterangan lebih jauh karena identitas korban pun belum bisa dipastikan. Ini menyulitkan dalam proses penyelidikan,” kata Prapto.

Kasus ini bermula pada Minggu (27/7/2025), ketika dua warga yang sedang memancing di Sungai Cisadane, Kampung Babakan, dikejutkan oleh temuan sebuah tong plastik biru yang mengapung. Saat diperiksa, ternyata di dalamnya terdapat jasad seorang wanita.

Penemuan tersebut segera dilaporkan ke pihak berwajib, dan jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSUD Tangerang untuk keperluan autopsi dan identifikasi.

Polisi kini membuka ruang bagi masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarganya untuk segera melapor atau datang ke Polres Metro Tangerang Kota. Informasi dari publik diharapkan dapat membantu mempercepat pengungkapan kasus yang menggemparkan ini. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com