Beritabanten.com – Sebuah video yang memperlihatkan seorang pemuda maling hp tengah melakukan klarifikasi setelah ketahuan mencuri handphone (HP) viral di media sosial.  

Dalam video yang beredar pada Sabtu, 23 November 2024, pemuda maling hp yang identitasnya belum diketahui itu tampak berbicara di depan kamera, memulai klarifikasinya dengan mengucapkan salam dan memegang handphone di tangannya. 

Dalam klarifikasinya, pemuda maling hp tersebut mengaku bahwa dirinya baru saja melakukan aksi pencurian sebuah handphone dan meminta maaf atas kejadian tersebut. Namun, alih-alih menunjukkan rasa penyesalan, ucapannya maling hp ITU justru menuai kemarahan dari banyak pihak. 

“Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh, mohon maaf kejadian soal HP ini, saya tidak sengaja dan tidak ada niat sekalipun untuk membawa HP ini. Karena manusia itu tempatnya salah dan lupa, wajar lah manusia bukan Nabi boyy, ajng,” ucap pemuda tersebut dengan nada santai. 

Pernyataan yang disampaikan pemuda itu malah terkesan meremehkan situasi, mengundang reaksi negatif dari banyak orang. Sebagian netizen menilai permintaan maaf tersebut tidak tulus dan cenderung mengarah pada pembenaran diri. 

Bahkan, di akhir video, pemuda tersebut tampak mengeluarkan kata-kata umpatan yang membuat situasi semakin panas. 

Tak lama setelah itu, pemuda tersebut terlihat ditampar oleh seseorang yang berada di dekatnya. Tamparan tersebut dianggap sebagai bentuk reaksi terhadap ketidaksungguhan pemuda tersebut dalam meminta maaf. Perbuatan tersebut pun langsung mencuri perhatian warganet. 

Video ini pun memicu pro dan kontra di kalangan netizen. Beberapa berpendapat bahwa pemuda itu pantas mendapat hukuman karena tidak menyesali perbuatannya dengan sungguh-sungguh. 

Namun, tidak sedikit pula yang mengkritik tindakan kekerasan berupa tamparan yang diberikan kepadanya, menganggapnya sebagai respons yang berlebihan. 

 Mereka beranggapan bahwa pelaku sudah ditangkap dan akan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku, sehingga tidak perlu ada aksi kekerasan lebih lanjut. 

Sejauh ini, pihak yang berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian ini. Namun, video tersebut tetap menjadi perbincangan hangat di media sosial, memperlihatkan bagaimana sebuah klarifikasi bisa menimbulkan banyak reaksi, baik itu mendukung maupun menentang. (Nbl) 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com