Beritabanten.com – Program ZCoffee dari BAZNAS RI mulai nunjukin hasil nyata. Salah satu penerima manfaatnya, Muhammad Alfa Khoiruzzulfa atau yang akrab disapa Alpeng, sekarang sudah bisa mandiri secara ekonomi. Mahasiswa UNISNU Jepara ini bahkan mampu bayar kuliah sekaligus memenuhi kebutuhan hidup dari usahanya sendiri.
Alpeng menjalankan booth ZCoffee di area kampus. Dari jualan kopi itu, dia bisa mengantongi omzet harian rata-rata Rp350 ribu sampai Rp500 ribu. Lumayan banget buat ukuran mahasiswa.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, KH Subhan Cholid, bilang program ZCoffee memang dirancang buat bantu mustahik supaya lebih berdaya, termasuk dari kalangan mahasiswa.
“Keberhasilan Alpeng ini bukti kalau mahasiswa juga bisa jadi pengusaha tangguh, asal dapat dukungan yang tepat,” ujarnya.
Menurut Subhan, pengelolaan zakat sekarang terus diarahkan supaya nggak cuma habis buat kebutuhan sesaat, tapi juga bisa produktif dan berkelanjutan. Lewat ZCoffee, mahasiswa nggak cuma dapat penghasilan, tapi juga belajar langsung soal bisnis—mulai dari ngatur usaha, melayani pelanggan, sampai mengelola keuangan.
BAZNAS ke depan bakal terus memperluas program seperti ini ke berbagai daerah, supaya makin banyak yang merasakan manfaatnya. Kisah Alpeng diharapkan bisa jadi motivasi buat yang lain.
Sementara itu, Alpeng sendiri mengaku bersyukur banget dapat kesempatan ini. Sebagai mahasiswa perantau, ZCoffee jadi penopang hidupnya.
“Saya bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari sampai biaya kuliah dari sini. Buat saya ini bukan sekadar kerja, tapi jalan buat ngejar cita-cita,” katanya.
Dalam sehari, sekitar 25 cup minuman laku terjual dari booth kecilnya. Menu favorit mahasiswa adalah Banana Coffee dan Butterscotch, sementara Matcha jadi andalan yang paling banyak diminati mahasiswi. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan