Beritabanten.com – Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Vietnam dalam laga Piala AFF 2026. Bermain di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, skuad Garuda yang diasuh John Herdman gagal mengembangkan permainan dan harus menerima kekalahan dengan skor 0-3 dari Vietnam yang ditangani pelatih Kim Sang-sik.

Sejak awal pertandingan, Vietnam tampil lebih percaya diri dengan organisasi permainan yang lebih rapi. Lini tengah Vietnam mampu menguasai tempo pertandingan, sementara Indonesia masih kesulitan membangun serangan dan menciptakan peluang berbahaya.

Memasuki babak kedua, Timnas Indonesia masih belum mampu menemukan pola permainan terbaik. Hingga menit ke-60, skuad Garuda terlihat kesulitan keluar dari tekanan dan lebih banyak mengandalkan serangan balik.

Vietnam memanfaatkan kelemahan koordinasi pertahanan Indonesia dengan baik. Tekanan yang terus diberikan akhirnya menghasilkan gol tambahan dan membuat jarak skor semakin sulit dikejar.

Indonesia yang tertinggal mencoba bangkit melalui perubahan strategi. Beberapa pemain seperti Marselino Ferdinan, Thom Haye, Ivar Jenner, Rizky Ridho, dan Jordi Amat berusaha meningkatkan intensitas permainan untuk mengejar ketertinggalan.

Drama terjadi di area penalti Vietnam ketika pemain Indonesia beberapa kali mencoba menembus pertahanan lawan. Duel keras antara pemain kedua tim sempat membuat skuad Garuda meminta perhatian wasit karena merasa terjadi kontak di dalam kotak penalti.

Beberapa peluang emas juga tercipta setelah Indonesia mulai berani bermain lebih menyerang. Bola-bola silang dan penetrasi dari sisi sayap beberapa kali mengancam gawang Vietnam, tetapi penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat peluang tersebut belum membuahkan hasil.

Vietnam tetap tampil disiplin hingga pertandingan di menit ke-80. Pertahanan yang solid membuat berbagai upaya Indonesia belum mampu mengubah keadaan, sementara Vietnam berhasil menambah keunggulan hingga skor akhir menjadi 0-3.

Kekalahan ini menjadi bahan evaluasi bagi Timnas Indonesia, terutama dalam hal transisi permainan, kreativitas lini tengah, koordinasi pertahanan, dan efektivitas penyelesaian akhir.

Vietnam di bawah arahan Kim Sang-sik menunjukkan permainan yang lebih matang dengan kombinasi pemain berpengalaman dan pemain muda. Sementara Indonesia harus segera melakukan pembenahan sebelum menghadapi laga berikutnya di Piala AFF 2026.

Sampai berita ini tayang, permainan masih berlangsung dengan hasil 0-3 membuat Vietnam membawa pulang kemenangan penting, sedangkan Indonesia harus mengevaluasi performa untuk memperbaiki penampilan pada pertandingan selanjutnya. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com