Beritabanten.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Banten antisipasi dini potensi banjir dan longsor yang kemungkinan terjadi pada puncak musim hujan di Januari 2025.

Kepala BPBD Kabupaten Lebak Fenny Rizky Pratama menjelaskan antisipasi tersebut dengan menyiagakan penuh semua kekuatan yang ada.

Menurut dia, curah hujan dengan sedang sampai dan deras kemungkinan melahirkan bencana banjir dan longsor di beberapa tempat Kabupaten Lebak.

Dia menjelaskan banjir yang pernah terjadi di sejumlah pemukinan di Kecamatan Banjarsari dan Wanasalam akibat meluapnya Sungai Cikeusik menjadi pelajaran berharga. Wakut itu, katanya, banjir pernah merendam ratusan rumah.

“Namun, banjir tersebut hanya beberapa jam dan cepat surut kembali setelah debit air sungai menurun,” jelas dia pada Antara, Senin (20/1/2025)

Dia tambahkan, terdapat empat rumah di Kecamatan Panggarangan rusak berat dan ruas jalan Bojongmanik – Cirinten ambles hingga panjang 10 meter dengan kedalaman tiga meter.

Beruntung, bencana banjir dan longsor itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

“Kami minta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan cuaca buruk itu,” katanya menjelaskan.

Menurut dia, BPBD Lebak untuk menghadapi potensi bencana alam itu dengan mempersiapkan peralatan evakuasi guna penyelamatan korban jiwa.

Peralatan evakuasi itu antara lain perahu karet, pelampung, kendaraan operasional, tambah, pompa penyedot air, gergaji mesin, kendaraan dapur.

Selain itu juga dipersiapkan logistik berupa beras, makanan siap saji, mie instan, air kemasan, aneka makanan dan obat-obatan.

“Kami memberikan pelayanan kepada masyarakat selama 24 jam siaga penuh untuk mengantisipasi potensi bencana alam akibat cuaca buruk itu,” demikiant tutup dia (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com