Beritabanten.com – Baznas Kota Tangerang Selatan (Tangsel) secara resmi meluncurkan program “Menanam 1 Juta Bambu” pada Sabtu (28/12/2024) di Gerai Lengkong, Tangsel.

Program ini bertujuan melestarikan lingkungan sekaligus meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penghijauan.

Tahap awal program ini ditandai dengan penanaman 2.000 bibit bambu di dua lokasi: 1.000 bibit di Taman Ekowisata Kranggan, Tangsel, dan 1.000 bibit lainnya di Kasepuhan Cibarani, Kabupaten Lebak.

Wakil Ketua 3 Baznas Tangsel sekaligus Ketua Pelaksana Program, Tarjuni, menjelaskan,

“Kepemilikan terhadap lingkungan ini bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi menjadi kebutuhan seluruh masyarakat.”

Acara ini melibatkan sekitar 25 perwakilan komunitas, termasuk komunitas pecinta lingkungan, komunitas sepeda (gowes), dan komunitas peduli sampah, yang berbagi misi dalam pelestarian alam.

Tarjuni menambahkan, “Kami ingin program ini menjadi multi-year, bukan hanya proyek satu kali, melainkan program jangka panjang yang berdampak positif secara sosial dan ekonomi.”

Ia juga menjelaskan bahwa setiap pohon bambu akan diasuransikan. “Jika bambu mati, akan diganti dengan yang baru. Satu pohon bambu memiliki nilai sebesar Rp75.000, yang mencakup bibit, biaya tanam, pemeliharaan, hingga asuransi.”

Program ini juga memberikan dampak sosial yang signifikan. Melalui penanaman bambu, masyarakat akan menerima kompensasi berupa upah, kafalah (pengelolaan), dan dukungan lain.

“Kami berharap program ini tidak hanya berdampak pada penghijauan, tetapi juga memberdayakan masyarakat, menciptakan lapangan kerja, dan menambah penghasilan mereka,” ujar Tarjuni.

Acara ini menjadi momentum penting bagi Baznas Tangsel untuk terus berkontribusi dalam pelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar.

“Kami ingin memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk umat,” tutup Tarjuni. (Azk)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com