Beritabanten.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak melaporkan bahwa total lima orang meninggal dunia akibat bencana longsor dan banjir.   

Berdasarkan data BPBD Lebak, lima korban tersebut terdiri dari satu orang yang meninggal akibat longsor di Desa Kumpay, Kecamatan Cipanas, dua orang tersambar petir di Desa Pasirhaur, Kecamatan Cipanas, satu korban meninggal karena banjir di Desa Kumpay, Kecamatan Banjarsari, dan satu korban tertimpa pohon di Desa Cibeber, Kecamatan Cibeber.   

Kepala Pelaksana BPBD Lebak, Febby Rizki Pratama, mengungkapkan bahwa jumlah korban meninggal dunia akibat bencana pada periode ini berdasarkan pendataan lapangan adalah lima orang.   

“Untuk korban meninggal akibat bencana kali ini, ada lima orang. Yang pertama tertimpa longsor di Kecamatan Cipanas, yang kedua di Kecamatan Banjarsari, ketiga di Cipanas, dan keempat di Cibeber,” kata Febby. 

“Jadi total ada lima orang yang meninggal dunia. Jika ada informasi terbaru, akan kami verifikasi lagi,” tambahnya.   

Febby juga menjelaskan bahwa BPBD Lebak tidak mendirikan posko pengungsian terpusat, karena bencana banjir Lebak bersifat sementara dan air cepat surut.    

Namun, pihaknya tetap melakukan evakuasi warga ke tempat yang lebih aman.   

“Untuk pengungsi dalam pengungsian terpusat, kami tidak membangun posko. Karena banjir di daerah kami cepat naik dan cepat surut,” ujarnya.   

“Namun, kami mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman. Setelah air surut, mereka kembali ke rumah masing-masing. Untuk bencana longsor, kami sedang melakukan penilaian, terutama di Kabupaten Bayah,” tambahnya. (Rzm) 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com