Beritabanten.com – Aktivis senior sekaligus Direktur Eksekutif Lingkar Madani, Ray Rangkuti, menilai Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI belum menjalankan fungsi optimal sebagai penghubung antara pemerintah dan kelompok-kelompok kritis di masyarakat.

Penilaian tersebut disampaikan menyusul sorotan terhadap gaya komunikasi Kepala Bakom RI, Muhammad Qodari, yang kembali menjadi perhatian publik setelah terlibat perdebatan dengan perwakilan mahasiswa dalam sebuah program televisi nasional.

Menurut Ray, pola komunikasi yang ditampilkan lebih bersifat konfrontatif daripada membangun dialog. Kondisi itu dinilai justru memperpanjang polemik dan belum mampu menjadi saluran yang efektif untuk menyerap aspirasi publik.

“Kalau mereka mampu menjembatani kelompok kritis, tidak akan seribut seperti sekarang. Aspirasi masyarakat mestinya bisa masuk ke pemerintah,” kata Ray, seperti dikutip Akurat.com, Sabtu (18/7/2026).

Ray juga menilai publik tidak perlu berharap banyak akan terjadi perubahan pendekatan komunikasi apabila pola yang digunakan masih tetap sama.

Pandangan tersebut sejalan dengan teori Two-Way Symmetrical Communication yang dikembangkan pakar hubungan masyarakat James E. Grunig. Teori ini menekankan bahwa komunikasi publik yang efektif harus berlangsung dua arah, tidak hanya menyampaikan pesan pemerintah, tetapi juga mendengar, memahami, dan merespons aspirasi masyarakat secara seimbang.

Dalam perspektif tersebut, lembaga komunikasi pemerintah idealnya berperan sebagai mediator yang mampu membangun dialog dan memperkuat kepercayaan publik. Pendekatan yang lebih inklusif dinilai lebih efektif dibandingkan komunikasi yang bersifat konfrontatif.

Ray berharap Bakom dapat memperkuat perannya sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat sehingga perbedaan pandangan dapat diselesaikan melalui dialog yang konstruktif, bukan melalui polemik yang berkepanjangan. (Red)

Bakom RI, Muhammad Qodari, Ray Rangkuti, komunikasi pemerintah, kelompok kritis, dialog publik, James E. Grunig, Two-Way Symmetrical Communication.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com