PANDEGLANG – Mawar (nama samaran) warga Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang yang jadi korban pencabulan ayahnya sendiri berinisial JM (51) rencananya akan dibawa ke Lembaga Kebutuhan Khusus untuk mendapatkan pendidikan.
Rencana tersebut disampaikan langsung Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat mengunjungi korban di rumah singgah Nini Aki Berkah bersama dengan Anggota DPRD Pandeglang Rika Kartikasari, Kepala Dinas Sosial Nuriah dan Camat Bojong Endin, Kamis (20/5/2021).
“Masa depannya (korban) masih panjang, ia harus dibeplpan pembelajaran di sekolah yang berkebutuhan khusus agar bisa mendapatkan pendidikan yang layak,” demikian dikatakan Irna saat bertemu dengan korban.
Sebelumnya korban sempat menimba ilmu di sekolah dasar namun dikeluarkan dari sekolah lantaran tidak naik kelas. Rencananya, korban akan dibawa ke Balai Ciungwanara di Bogor dibawah Kemensos. Bahkan keluarga korban sudah membeplpan restu dan setuju terhadap rencana tersebut.
“Ini tanggungjawab pemerintah, kita caplpan solusi, korban akan dikirim ke lembaga kebutuhan khusus dibawah naungan Kemensos. Keluarga korban sudah membeplpan izin untuk menitipkan anaknya agar mereka mendapat pembelajaran dan rumah yang layak,” ungkapnya.
Bupati berharap, kasus yang menimpa korban ini tidak lagi terjadi di Pandeglang, oleh sebab itu pihaknya akan melakukan pemetaan namun butuh dukungan dari semua pihak.
“Untuk melakukan pencegahan itu harus melibatkan berbagai pihak, meliputi keluarga, lingkungan rumah, dan lingkungan sekolah,” imbuhnya. (Med/Red)
The post Anak Disabilitas yang Dicabuli Ayahnya di Pandeglang Bakal Dibawa ke Lembaga Kebutuhan Khusus first appeared on BantenNews.co.id | Berita Banten Hari Ini.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan