Beritabanten.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang mendorong dunia usaha tidak hanya mengejar pertumbuhan produksi dan investasi, tetapi juga memperkuat perlindungan pekerja serta membangun hubungan industrial yang sehat.
Pesan tersebut mengemuka dalam Awarding Ceremony Corporate Awards 2026 yang digelar Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang di Hotel Lemo, Kelapa Dua, Jumat (25/9/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja mengatakan perkembangan industri di wilayahnya perlu dibarengi dengan penerapan tata kelola ketenagakerjaan yang bertanggung jawab. Menurutnya, keberhasilan perusahaan tidak semata diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kemampuannya menciptakan lingkungan kerja yang memberikan kepastian dan perlindungan bagi pekerja.
“Selamat kepada perusahaan penerima penghargaan. Jadikan ini motivasi untuk terus berinovasi dan menjadi teladan. Bagi yang belum menang, jadikan hasil evaluasi sebagai bahan perbaikan,” kata Soma.
Ia menjelaskan Corporate Awards 2026 merupakan bagian dari pembinaan ketenagakerjaan yang mengacu pada Peraturan Bupati Tangerang Nomor 28 Tahun 2024. Melalui penghargaan tersebut, perusahaan didorong meningkatkan kepatuhan sekaligus membangun hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan.
Soma menekankan hubungan industrial membutuhkan keterlibatan tiga unsur utama, yakni pemerintah, perusahaan, dan pekerja. Ketiganya memiliki kepentingan yang saling berkaitan, mulai dari keberlangsungan usaha hingga kesejahteraan tenaga kerja.
“Pembangunan ketenagakerjaan membutuhkan peran bersama antara pemerintah, dunia usaha, dan pekerja. Keberlangsungan usaha, kesejahteraan pekerja, dan kepatuhan terhadap aturan harus berjalan secara seimbang,” ujarnya.
Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang Rudi Lesmana mengatakan Corporate Awards bukan sekadar seremoni pemberian penghargaan. Program tersebut dirancang sebagai bagian dari pembinaan agar perusahaan semakin memperhatikan aspek ketenagakerjaan dalam menjalankan kegiatan usaha.
“Corporate Award ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan untuk meningkatkan kepatuhan ketenagakerjaan, perlindungan pekerja, produktivitas perusahaan, serta daya saing investasi di Kabupaten Tangerang,” tutur Rudi.
Sejumlah indikator digunakan dalam proses penilaian. Aspek yang diperiksa antara lain struktur dan skala upah, fasilitas kesejahteraan pekerja, keberadaan Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit, peraturan perusahaan atau Perjanjian Kerja Bersama (PKB), kepesertaan jaminan sosial, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
Penilaian juga mencakup pelaporan dan proses rekrutmen tenaga kerja serta komitmen perusahaan dalam memberikan kesempatan kerja yang adil bagi penyandang disabilitas.
Dari kategori perusahaan besar, PT Adis Dimension Footwear meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati PT KMK Global Sports, sedangkan PT Victory Chingluh Indonesia berada di peringkat ketiga.
Pada kategori perusahaan sedang, PT Lautan Air Indonesia menjadi penerima penghargaan pertama, diikuti PT Bumi Bandara Indah dan PT Seasonal Supplies Indonesia.
Sementara kategori perusahaan kecil menempatkan PT Tokyo Radiator Selamat Sempurna sebagai juara pertama. Posisi berikutnya diraih PT Stainless Steel Primavalve Majubersama dan PT Victory Indah Pelangi.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi perusahaan untuk terus memperbaiki tata kelola ketenagakerjaan. Bagi Pemkab Tangerang, hubungan industrial yang kondusif menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga keberlanjutan dunia usaha sekaligus memastikan pekerja memperoleh perlindungan sesuai ketentuan yang berlaku (Red).
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan