Beritabanten.com – Warga Kampung Malabar, Desa Malabar, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak, mengeluhkan kondisi kabel jaringan yang menjuntai rendah di sepanjang ruas jalan. Selain mengganggu pemandangan, kabel yang tidak tertata itu dinilai berpotensi membahayakan pengendara maupun pejalan kaki yang melintas setiap hari.
Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena hingga kini belum ada penanganan yang dinilai mampu mengatasi persoalan secara menyeluruh. Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera melakukan penertiban sebelum menimbulkan kecelakaan.
Aktivis Lebak, Sapnudi, menilai semrawutnya instalasi kabel bukan sekadar persoalan estetika, tetapi telah menyangkut aspek keselamatan publik. Menurutnya, penataan jaringan utilitas harus menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah daerah, PLN, dan perusahaan penyedia layanan internet.
“Jangan sampai masyarakat terus dibiarkan berdampingan dengan kabel yang dipasang tanpa memperhatikan faktor keselamatan. Kondisi ini harus segera ditangani,” katanya, Minggu (2/8/2026).
Ia mengungkapkan, persoalan tersebut sebenarnya sudah beberapa kali disampaikan kepada DPRD Kabupaten Lebak. Saat itu, aspirasi masyarakat disebut akan diteruskan kepada Bupati Lebak agar segera ditindaklanjuti. Namun hingga kini, warga mengaku belum melihat adanya langkah nyata untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
Menurut Sapnudi, koordinasi lintas instansi sangat diperlukan agar penataan kabel dapat dilakukan secara menyeluruh. Ia meminta PLN memperketat pengawasan terhadap penggunaan tiang listrik sebagai jalur kabel telekomunikasi, sementara penyedia layanan internet diminta bertanggung jawab memperbaiki jaringan yang membahayakan masyarakat.
Ia juga berharap tidak ada lagi saling melempar tanggung jawab di antara pihak-pihak terkait. Keselamatan pengguna jalan, menurutnya, harus menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan lainnya.
Sebagai bentuk kepedulian, pihaknya akan terus mendokumentasikan titik-titik kabel yang dinilai membahayakan serta menyampaikan laporan kepada instansi berwenang. Langkah tersebut dilakukan agar penanganan dapat segera direalisasikan sebelum terjadi insiden yang merugikan masyarakat.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lebak bersama DPRD, PLN, dan seluruh penyedia layanan internet segera mengambil langkah konkret untuk menata jaringan kabel di wilayah tersebut sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi pengguna jalan. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan