Beritabanten.com – Pemerintah Kabupaten Pandeglang atau Pemkab Pandeglang menuntaskan tugas memberangkatkan jemaah pada musim haji 2026. Sebanyak 952 calon haji asal daerah itu telah diberangkatkan ke Tanah Suci dalam tiga kelompok terbang atau kloter.

Pemberangkatan terakhir dilakukan untuk kloter 23 yang membawa 173 jamaah. Pelepasan dilakukan di Pendopo Kabupaten Pandeglang pada Ahad, 17 Mei 2026.

Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani, mengatakan ibadah haji merupakan kesempatan yang tidak dimiliki semua orang. Ia meminta para jamaah memanfaatkan momentum tersebut untuk beribadah secara maksimal dan menjaga kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi.

“Tidak semua orang mendapatkan kesempatan berangkat ke Tanah Suci. Manfaatkan waktu di tanah suci untuk beribadah dengan sungguh-sungguh,” kata Bupati Dewi, dalam keterangan resmi, ditulis redaksi Selasa 19 Mei 2026.

Menurut dia, pemerintah daerah berharap seluruh jamaah dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan lancar dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat.

Sebelumnya, Pemkab Pandeglang telah memberangkatkan dua kloter lain, yakni kloter 13 sebanyak 388 jamaah dan kloter 17 sebanyak 391 jamaah. Seluruh proses pemberangkatan dilakukan dari Pendopo Pandeglang menuju Asrama Haji Cipondoh.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pandeglang, Supardi, mengatakan kloter 23 terdiri atas 80 jamaah laki-laki, 90 perempuan, serta dua petugas haji.

Ia menyebut jamaah termuda dalam kloter tersebut adalah Lubnan Mahbuby Raja Erlangga yang berusia 16 tahun, warga Desa Kalanganyar, Kecamatan Labuan. Adapun jamaah tertua ialah Enah Husaenah berusia 88 tahun dari Desa Caringin, Kecamatan Labuan.

“Alhamdulillah seluruh jamaah haji asal Pandeglang tahun ini telah diberangkatkan sesuai jadwal,” ujar Supardi. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com