Beritabanten.com — Ketua Umum Ikatan Media Online Indonesia, Yakub F. Ismail, melontarkan kecaman keras atas aksi aparat Zionis Israel yang menangkap jurnalis Republika, Bambang Noroyono, saat menjalankan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla menuju Jalur Gaza.

Yakub menilai tindakan Israel itu sebagai aksi brutal yang tak bisa ditoleransi. Menurutnya, penangkapan terhadap jurnalis yang sedang membawa misi kemanusiaan merupakan bentuk nyata pembungkaman terhadap kebebasan pers sekaligus pelanggaran serius terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“IMO Indonesia mengutuk keras aksi Zionis Israel yang menangkap saudara Bambang Noroyono. Ini bukan sekadar penahanan, tapi bentuk nyata upaya membungkam suara kemanusiaan dunia,” tegas Yakub dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (19/5).

Ia menegaskan, keberadaan jurnalis di wilayah konflik sangat vital untuk membuka mata dunia terhadap fakta-fakta kemanusiaan yang terjadi di lapangan.

“Jurnalis hadir membawa fakta dan kebenaran. Kalau wartawan dibungkam, maka dunia akan gelap terhadap penderitaan rakyat di wilayah konflik,” ujarnya.

IMO Indonesia juga mendesak pemerintah Indonesia agar tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah diplomatik cepat demi memastikan keselamatan Bambang Noroyono serta seluruh relawan kemanusiaan yang ditahan aparat Israel.

“Kami mendesak pemerintah bergerak cepat, memastikan keselamatan Bambang Noroyono dan memperjuangkan pembebasan seluruh relawan kemanusiaan yang ditahan,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com