Beritabanten.com – Warga Kabupaten Tangerang wajib waspada! Sebanyak 11 perlintasan KRL di jalur Tanah Abang–Rangkasbitung kini resmi masuk zona rawan kecelakaan. Palang pintu dan petugas tidak ada.
Menurut sumber media, warga banyak mengeluhkan kondisi tersebut karena akan mambahayakan bagi pengendara yang melintas. Ini sudah sering disampaikan kepada pihak terkait, termasuk Pemkab Tangerang.
Menanggapinya, Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, menegaskan, kondisi tanpa penjagaan inilah yang membuat titik-titik ini sangat berbahaya. Dari 11 perlintasan rawan itu, 8 sudah masuk daftar 1.800 titik prioritas keselamatan PT KAI.
“Yang rawan kecelakaan tadi sudah saya sampaikan, ada 11 yang tidak dijaga,” tegas Maesyal, dalam rilis tersiar luas, dikutip redaksi pada Jumat (8/5/2026).
Lokasi-lokasinya tersebar dari Kampung Parigi, Cibelut, Cisauk Sinyal, Kampung Kandang, Jatake, hingga terusan Stasiun Tigaraksa–Cikoya dan Kampung Gabus. Pemerintah daerah kini sedang **mengajukan program peningkatan keselamatan ke PT KAI**, sementara tiga titik lain akan ditangani pakai anggaran lokal.
Tak cuma itu, Pemkab Tangerang juga menyiapkan **pemeliharaan intensif palang pintu** di 15 perlintasan yang sudah ada. Program monitoring, inspeksi, dan evaluasi pun digelar untuk memastikan warga aman menyeberang.
Zona merah ini menjadi alarm keras: jika tak ada aksi cepat, kecelakaan bisa sewaktu-waktu terjadi. **Warga diminta ekstra hati-hati! (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan