Beritabanten.com – PT PERSIB Bandung Bermartabat menyampaikan rasa prihatin atas serangkaian insiden yang terjadi setelah pertandingan melawan Persija pada 10 Mei 2026 di Stadion Segiri, Samarinda.

Klub menyoroti kericuhan di lapangan yang melibatkan Beckham Putra, gangguan terhadap rombongan tim di Bandara Sepinggan Balikpapan, serta sejumlah kekerasan terhadap Bobotoh dan masyarakat di beberapa daerah.

Dalam pernyataan resminya, PERSIB menegaskan:

“Kami menyayangkan adanya berbagai kejadian yang mencederai nilai sportivitas serta semangat sepak bola sebagai ruang yang seharusnya menghadirkan kebersamaan, rasa hormat, dan persatuan. Kami mengajak seluruh pihak untuk menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta menghindari tindakan-tindakan yang dapat memperkeruh situasi dan merugikan masyarakat luas.”

Klub juga menegaskan langkah profesional sedang dilakukan dengan pengumpulan bukti dan fakta, sambil tetap fokus menghadapi dua laga terakhir Liga 1 musim 2025/2026 melawan PSM pada 17 Mei dan Persijap pada 23 Mei.

“Mari bersama menjaga nama baik PERSIB, menjaga semangat persaudaraan, serta menunjukkan bahwa kecintaan terhadap klub dapat diwujudkan melalui sikap yang positif, bermartabat, dan saling menghormati.”

Dukungan Bobotoh yang dewasa, damai, dan penuh energi positif disebut sebagai kunci motivasi tim untuk menyelesaikan musim dengan prestasi terbaik. Klub juga berupaya hadir bagi korban dan keluarga terdampak sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com