Beritabanten.com – Ketua Infokom MUI Kota Tangsel Azharul Fuad menyebutkan prospek positif penggunaan Artificial Intellegence atau AI dalam seni budya Islam.
Kelebihan kecerdasan buatan dapat mengurangi peran manusia yang selama ini diklaim terbatas, terutama dalam mengembangkan kreatifitas dalam kehidupan.
Dia menyampaikan itu kepada peserta Konsolidasi Elemen Seni dan Budaya Islam se-Kota Tangerang Selatan’ yang diselenggarakan oleh MUi Kota Tangsel.
Kegiatan mengambil tempat di Gedung Kelembagaan, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel pada hari ini Kamis 18 Desember 2025 ini, dihadiri oleh peserta sejumlah 80 orang dari berbagai perwakilan organisasi seni budaya di Tangsel.
“Bagi umat Islam diharapkan jangan mengharamkan AI, karena bisa menjadi pembantu dalam melakukan kehidupan sehari-hari,” kata dia.
“AI pada prinsipnya bisa menjadi alat yang sangat bermanfaat tergantung kepada siapa yang menggunakan. Dan tentu saja untuk apa AI digunakan oleh seseorang,” dia tambahkan.
Fuad menjelaskan penemu AI sendiri telah menyatakan potensi bahaya dari penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari, karena akan menghilangkan sebagian besar yang biasa dikerjakan.
Namun, pernyataan tersebut tidak akan terjadi di lapangan dengan memperharikan ketentuan penggunaan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Ketentuan tersebut, terutama pertimbangan moral, jangan sampai dengan menggunakan AI malah menimbulkan kerugian.
Kata dia, prinsip dasar penggunanaan AI harus menyesuaikam dengan ajaran Islam, dengan selalu memperhatikan tata cara dakwah yang baik
“AI bisa digunakan semisal dengan menyebarkan informasi yang falid dan mendasar. Jangan sampai menjadi alat menebar berita bohong yang bisa memicu pertentangan,” saran dia.
Dia mengatakan, bahwa potensi otak manusia barus 20 persen yang bisa digunakan, sehingga kekurangannya kini bisa diambil alih oleh AI. Tapi itu juga tetap memperhatikan prinsip dasar dakwah Islam yang berorientasi pada penyebaran berita yang bermanfaat.
“Jangan ragu untuk menggunakan AI, karena itu sangat membantu kita melahirkan kreatifitas dalam berdakwah. Tapi harus ingat tetap ada potensi yang merugikan orang lain jika digunakan tidak baik,” demikian dia menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan