Beritabanten.com — Pemkot Cilegon melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Maman Mauludin, menyerahkan bantuan santunan kematian secara simbolis kepada keluarga dua nelayan yang meninggal dunia. Santunan tersebut diberikan kepada warga asal Kelurahan Kebon Sari dan Kelurahan Samangraya, masing-masing senilai Rp 42 juta.
Penyerahan berlangsung pada Rabu (10/9/2025), sebagai bentuk nyata perlindungan sosial terhadap pekerja rentan di wilayah Kota Cilegon.
“Hari ini kami menyalurkan klaim santunan kepada dua nelayan, yaitu Pak Ali Misri dan Pak Wawan, yang telah terdaftar dalam program perlindungan untuk pekerja rentan,” kata Maman dalam keterangannya usai acara penyerahan.
Ia berharap santunan tersebut dapat memberikan manfaat bagi ahli waris yang ditinggalkan, serta menjadi bagian dari komitmen Pemkot Cilegon untuk terus memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat.
“Semoga bantuan ini bisa meringankan keluarga yang ditinggalkan. Ke depan, kami akan terus berinovasi dan mencari potensi lain agar cakupan jaminan sosial ini semakin luas,” ujarnya.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Cilegon, Afriwan Mahendra, menjelaskan bahwa kedua nelayan yang menerima santunan telah menjadi peserta sejak tahun lalu, sehingga berhak memperoleh manfaat penuh dari program tersebut.
“Keduanya telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak tahun lalu. Sesuai ketentuan, masing-masing ahli waris mendapatkan santunan sebesar Rp 42 juta,” ungkap Afriwan.
Ia menambahkan, pihaknya menargetkan agar seluruh masyarakat Cilegon, khususnya pekerja informal, bisa mendapatkan perlindungan dari risiko kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami berharap seluruh warga Cilegon, terutama pekerja rentan, bisa terlindungi lewat program ini,” tutupnya.
Santunan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Pemkot Cilegon dan BPJS Ketenagakerjaan dalam meningkatkan jaminan sosial ketenagakerjaan, khususnya bagi kelompok yang belum tersentuh skema perlindungan formal. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan