Beritabanten.com – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangsel KH Saidih sindir prilaku tidak pantas para perempuan terbiasa mengejar laki-laki. Dikatakan, harusnya laki-laki yang mengejar perempuan, bukan sebaliknya.
Ceritanya, Muallaf Center MUI Kota Tangsel menyelenggarakan acara ‘Pembinaan Keimanan dan Akidah Bagi Muallaf’ di Gedung Kelembagaan Kota Tangsel di Kecamatan Pamulang Kota Tangsel Rabu 9 Juli 2025.
“Saya doakan para muallaf ini bisa pergi ke tanah suci sehingga bisa menyelami perjuangan Nabi Ibrahim dan Nabi Adam,” katanya membuka materi.
Pimpinan Yayasan Daarul Hikmah Pamulang ini menjelaskan bahwa terjadi drama kosmis di mana Nabi Adam menahan ridu selama dua ratus tahun kepada pujaan hati Siti Hawa.
Konon, Siti Hawa berada di satu bukit hendak turun ke bawah tapi dilarang Nabi Adam, karena bukan perempuan yang mengejar tapi harusnya laki-laki.
“Nabi Adam tidak mau keturunannya nanti, perempuan terbiasa mengejar laki-laki. Jangan ya para perempuan mengejar laki-laki. Itu tidak baik,” pinta dia.

Diberitakan, Ketua Muallaf Center MUI Kota Tangsel KH Aep Saefudin mengungkapkan peningkatan jumlah orang yang ikrar masuk Islam selama setahun terakhir. Tidak hanya dari golong dari berbagai suku di tanah tapi juga ada yang dari manca negara.
“Sebenarnya dari pertama berdiri Muallaf Center di Tangsel sudah ribuan yang masuk Islam. Tapi kalua hitungan per tahun 2025 per Juli terdapat 103 orang,” katanya di giat ‘Pembinaan Keimanan dan Akidah Bagi Muallaf’ oleh MUI Kota Tangsel, pada hari ini Rabu 9 Juli 2025.
Kegiatan ini, sedianya diikuti sesuai daftar kepanitian sebanyak 25 orang yang dilakukan di Gedung Kelembagaan MUI Kota Tangsel, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan.
“Sedianya yang ikut 25 sesuai kesanggupan dari daftar kepanitian, Ini ada yang dari berbagai negara tapi karena kesibukannya belum bisa hadir,” ucapnya.
Dia berbagi pengalaman ketika menerima orang yang hendak masuk Islam yang ditentukan selama 24 Jam. Bahkan ada yang meminta langsung datang ke apartemen dan atau hotel di bilangan Tangsel dan luar kota.
“Kalau ada yang meminta kapan saja Muallaf Center akan penuhi, asal tidak ada halangan yang mendesak. Pernah ada yang minta didatangi ke apartemen dan atau hotel. Alhamdulillh terus kita layani dan gratis,’ imbuh dia. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan