Beritabanten.comModerasi beragama sesungguhnya merupakan kunci terciptanya toleransi dan kerukunan, baik di tingkat lokal, nasional maupun global.

Pilihan pada moderasi dengan menolak ekstremisme dan liberalisme dalam beragama adalah kunci keseimbangan demi terpelihara peradaban dan terciptanya perdamaian.

Pandangan tersebut berasal dari Ketua I MUI Kota Tangsel KH Hasan Mustofi ketika menjadi pembicara dalam Acara Penguatan Kampung Modern oleh Kantor Kemenag RI Kota Tangsel, Kecamatan Serpong Kota Tangsel pada hari ini Rabu pagi 18 Juni 2025.

Pembina Juru Sembelih Halal (Juleha) Kota Tangsel ini menjelaskan bahwa agama adalah ajaran, sistem yang mengatur tata keimanan atau kepercayaan dan peribadatan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa serta tata kaidah yang berhubungan dengan pergaulan manusia dan manusia serta lingkungannya.

“Sementara moderat adalah selalu menghindarkan perilaku atau pengungkapan yang ekstrem serta cenderung ke arah dimensi atau jalan tengah. Seorang dikatakan moderat bila dia bersikap wajar dan tidak cenderung ke kanan dan ke kiri,” dia tambahkan.

Karena itu, kata KH Hasan Mustofi, moderasi bergama adalah meyakini kebenaran agama sendiri secara radikal dan menghargai serta menghormati penganut agama lain yang meyakini agama mereka tanpa harus membenarkannya.

Lalu dia menguatkan moderasi beragama berdasarkan Pasal 29 UUD 45, bahwa Negara berdasarkan atas ketuhan Yang Maha Esa dan negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agama masing-masing dan untuk beribadah menurut agama dan keyakinannya.

“Moderasi bergama itu harus menghormati keyakinan dan peribadatan antara agama. Selalu berada di tengah-tengah dalam bermasyarakat dan menuju titik temu kesamaan secara normatif. Intinya bersikap imbang dan adil,” tegas dia.

Dia juga katakan bahwa moderasi beragama dapat dipahami sebagai cara pandang, sikap dan perilaku selalu mengambil posisi di tengah-tengah, selalu bertindak adil dan tidak ekstrem dalam beragama.

“Tetap terpadu dalam kehidupan masyarakat,” demikian KH Hasan Mustofi menutup. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com