Beritabanten.com — Wali Kota Cilegon, Robinsar, menyoroti langsung kondisi lantai dua Pasar Blok F saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada Selasa (29/4).
Dalam kunjungan tersebut, ia menemukan area lantai dua dalam keadaan yang kurang terawat, dengan banyak bagian yang terlihat kumuh dan kotor.
Tak hanya persoalan kebersihan, perhatian juga tertuju pada deretan ruko yang tampak kosong dan tidak dimanfaatkan. Berdasarkan informasi yang diterima Robinsar, sepinya aktivitas di lantai dua diduga disebabkan oleh mahalnya tarif sewa kios di area tersebut.
“Tadi sudah saya sampaikan untuk segera dibenahi. Ada bagian yang sudah bersih, tapi banyak juga yang masih terlihat kumuh,” ujar Robinsar kepada wartawan.
Ia menjelaskan, perbedaan harga sewa antara lantai dua dan lantai bawah cukup mencolok. “Berdasarkan Perda, biaya sewa di lantai dua mencapai Rp600 ribu per bulan, sedangkan di bawah hanya Rp450 ribu per tahun. Jelas perbandingannya sangat jauh,” ungkapnya.
Robinsar meminta pengelola pasar dan dinas terkait untuk segera melakukan evaluasi agar lantai dua bisa lebih optimal digunakan dan tidak terbengkalai. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan dan kenyamanan pasar demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan