Beritabanten.com – Beberapa warga dari berbagai lingkungan di Kecamatan Cilegon merasa kecewa karena tidak menerima kupon sembako gratis yang dibagikan dalam acara Bazar Murah Ramadan yang diadakan di area Pasar Blok F.
Mereka menganggap sistem pembagian kupon tersebut kurang tepat sasaran.
Kekecewaan ini muncul karena kupon sembako tidak dibagikan melalui Ketua RT atau RW setempat, melainkan bisa langsung diambil di kantor kecamatan.
Salah seorang warga, Tari, yang ditemui di lokasi bazar mengatakan, “Biasanya kupon dibagi lewat RT atau RW, tapi kali ini langsung dari Camat. Seharusnya dari RT agar bisa memastikan siapa saja yang seharusnya mendapatkan.”
Tari bersama beberapa warga lainnya mengaku kecewa karena meskipun mereka telah mengorbankan waktu dan meninggalkan pekerjaan rumah, mereka tetap tidak memperoleh kupon sembako.
“Kami antre, tapi tetap tidak dapat. Di rumah pekerjaan jadi terbengkalai,” keluhnya.
Camat Cilegon, Maman Herman, menjelaskan bahwa kupon sembako gratis sebanyak 100 lembar yang diterimanya dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Cilegon tidak mencantumkan nama penerima.
“Kupon ini memang tidak ada nama-namanya. Tadi pagi langsung diserbu warga untuk mengambil kupon di kecamatan, padahal kupon baru datang sore kemarin,” ujarnya.
Maman mengungkapkan bahwa awalnya pihak kecamatan berencana untuk membagikan kupon melalui setiap kelurahan, namun hal itu tidak terlaksana karena warga sudah datang ke kantor kecamatan sejak pagi.
“Kami berencana membagikan lewat kelurahan, tapi para lurah belum datang dan warga sudah datang pagi-pagi. Sekarang masih ada sisa kupon, tapi kami bingung harus diberikan kepada siapa, karena sembako pasti cepat habis,” tambahnya.
Dengan masalah ini, warga berharap agar pembagian kupon sembako gratis di masa depan lebih teratur dan tepat sasaran, sehingga bantuan bisa sampai kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan