Beritabanten.com – Akun media sosial resmi Walikota Cilegon, Helldy Agustian, dibanjiri komentar dari netizen yang mempertanyakan pencairan honor guru madrasah (Honda) yang belum terealisasi dan terancam hangus.
Kolom komentar di akun Instagram dan Facebook Walikota Cilegon tersebut dipenuhi dengan keluhan dari para guru madrasah yang belum menerima honor mereka selama tiga bulan terakhir, yakni Oktober, November, dan Desember 2024.
Hingga awal Januari 2025, para guru madrasah masih belum mendapatkan hak mereka. Salah satu komentar yang mencuat berasal dari akun Budi Yanto, yang menulis, “Assalamualaikum pak. Gimana nasib guru honorer di kota Cilegon tercinta ini pak. Saya tau bapak orang baik orang bener. Tapi sekian ribu guru honorer jadi kesulitan karena gaji yang belum dibayarkan.”
Komentar ini menyoroti kesulitan yang dialami oleh ribuan guru honorer di Cilegon akibat keterlambatan pembayaran honor mereka.
Akun Baihaki juga menyuarakan keluhan serupa di kolom komentar dengan menulis, “Kapan honor guru madrasah dicairkan, Pak? Kasihan, honornya sudah sedikit, belum dicairkan lagi,” tanyanya, menggambarkan frustrasi yang dirasakan oleh para guru yang bergantung pada honor tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.
Seperti yang dilansir dari BantenNews.co.id, hingga Jumat (3/1/2025), puluhan komentar serupa terus bermunculan di postingan Wali Kota Cilegon, dan jumlahnya terus bertambah.
Namun, meskipun banyak komentar dari netizen yang berharap mendapat tanggapan, tidak ada satupun komentar yang mendapat balasan atau penjelasan dari akun media sosial Wali Kota Cilegon.
Keterlambatan pembayaran honor guru madrasah ini semakin memunculkan tanda tanya bagi masyarakat, terutama terkait dengan alasan di balik tidak tercairnya dana yang sudah dijanjikan oleh Pemkot Cilegon, terlebih dengan adanya defisit anggaran yang terjadi di kota tersebut.
Para guru madrasah berharap agar segera ada kejelasan dan penyelesaian dari Pemkot Cilegon terkait pencairan honor yang telah tertunda, agar mereka tidak terus terjebak dalam ketidakpastian. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan