Beritabanten.com – Kabar Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 2024 tidak bisa cair resahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintahan Kota (Pemkot) Cilegon.
Maju kena mundur kena. ASN meyakini jika TPP dibayarkan akan mengancam pelaksanaan sejumlah kegiatan. Sebaliknya, jika TPP tidak dibayarkan, kegiatan dinas akan tetap berjalan.
Menurut satu sumber tidak mau disebutkan namanya, sejumlah sekretaris dinas telah dikumpulkan untuk menghadiri rapat dengan wali kota. Namun, itu belum memutuskan TPP dibayar atau tidak.
“Setelah rapat itu, belum ada hasilnya, apakah TPP akan dibayarkan atau tidak. Kalau dibayarkan, kegiatan dinas yang sudah diagendakan terancam tidak jalan. Enggak tahu kang, saya juga bingung,” kata sumber tersebut kepada ketik.co.id, Rabu (4/12/2024).
Seorang pejabat eselon tiga juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini, TPP belum masuk ke rekening para pegawai.
“TPP belum masuk rekening. Tapi saya tidak tahu pasti. Biasanya sih paling lambat minggu kedua sudah masuk,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Anggaran Wisnu maupun Kepala Bidang Perbendaharaan Noppi Kusuma tidak dapat dihubungi karena tidak ada di tempat kerjanya. Kepala BPKPAD, Dana Sujaksani, juga belum memberikan respons atas konfirmasi yang dilakukan melalui pesan WhatsApp.
Kabar TPP yang terancam tidak cair jadi sorotan ASN yang sangat mengandalkan tambahan penghasilan tersebut untuk mendukung kesejahteraan mereka.
Hingga saat ini, ketidakpastian mengenai nasib TPP ini masih membuat para pegawai cemas menantikan kejelasan dari pihak Pemkot Cilegon. (Nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan