Beritabanten.com – Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Tangerang, Juanda, mengungkapkan kekecewaannya terkait kurangnya penghormatan terhadap peringatan Hari Sumpah Pemuda saat apel yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang di Lapangan Aria Yudha Negara, Tigaraksa, pada 28 Oktober 2024.
Dalam pesan tertulisnya yang disampaikan pada Selasa, 29 Oktober 2024, Juanda menyesalkan tidak adanya spanduk atau baleho yang menandakan peringatan hari bersejarah tersebut.
“Yah itu, Kalau tidak mau disebut mengecilkan perjuangan para pemuda di tahun 1928,” cetus Juanda. Ia menekankan pentingnya memperingati momen bersejarah ini dengan cara yang layak, mengingat bahwa pada tahun ini Hari Sumpah Pemuda berusia 96 tahun.
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Raden Aria Yudhanegara, Puspemkab Tangerang, pada Senin pagi (28/10/24). Upacara ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk para pelajar, tokoh pemuda, serta pejabat daerah.
“Sederhananya saja, di lokasi apel tidak ada satupun spanduk atau baleho bertuliskan Peringatan Sumpah Pemuda. Jadi, warisi Api, bukan abunya,” tambahnya, menunjukkan pentingnya memperkuat semangat perjuangan para pemuda melalui simbol-simbol yang terlihat dan diingat oleh masyarakat.
Juanda berharap agar ke depannya, Pemkab Tangerang dapat lebih memperhatikan aspek peringatan dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan pemuda, agar semangat Sumpah Pemuda tetap hidup dan relevan dalam konteks kekinian. (Nul)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan