Beritabanten.com – Pemerintah Kabupaten Tengerang atau Pemkab Tangerang memilih jalan peningkatan kualias sumber daya insani dengan Beasiswa Tangerang Gemilang.
Ratusan anak kelaurga prasejahtera akhirnya bisa meniti tangga menuju impian masa depan.
Niat mulia itu mengema di Auditorium Harry-Jusuf Universitas Prasetiya Mulya, Selasa (30/6/2026), tepuk tangan tak sekadar mengiringi penandatanganan perjanjian kerja sama. Di ruangan itu, harapan 15 anak muda Kabupaten Tangerang menemukan jalannya menuju bangku kuliah.
Mereka berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi, tetapi memiliki prestasi dan tekad untuk melanjutkan pendidikan. Melalui Program Beasiswa Tangerang Gemilang, impian yang semula terasa jauh kini mulai menjadi kenyataan.
Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid bersama Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Hassan Wirajuda, menyaksikan langsung penandatanganan kerja sama yang membuka pintu bagi para penerima beasiswa tersebut untuk menempuh pendidikan tinggi pada tahun ajaran 2026.
Maesyal mengatakan, program itu merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tangerang agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda meraih masa depan yang lebih baik.
“Hari ini ada 15 putra-putri Kabupaten Tangerang yang dipastikan menjadi mahasiswa Universitas Prasetiya Mulya melalui program beasiswa. Mereka adalah anak-anak yang memiliki potensi, tetapi berasal dari keluarga dengan kemampuan ekonomi terbatas,” ujarnya.
Program Tangerang Gemilang tahun ini menjangkau lebih luas. Sebanyak 1.170 mahasiswa dari Kabupaten Tangerang akan memperoleh beasiswa penuh di berbagai perguruan tinggi negeri maupun swasta hingga menyelesaikan pendidikan.
Bagi Maesyal, investasi terbesar sebuah daerah bukan hanya pembangunan fisik, melainkan menghadirkan kesempatan pendidikan yang setara bagi seluruh warganya.
“Anak-anak ini kami gratiskan kuliah sampai selesai. Kami ingin mereka menggapai cita-citanya, menjadi sumber daya manusia yang unggul, lalu kembali berkontribusi membangun Kabupaten Tangerang,” katanya.
Ia pun berpesan agar para penerima beasiswa menjaga semangat belajar, membangun rasa percaya diri, serta menjunjung etika selama menempuh pendidikan di kampus.
“Jangan minder, jangan rendah diri. Bergaullah dengan baik, belajar sungguh-sungguh, dan jadikan masa kuliah sebagai bekal untuk masa depan,” pesannya.
Rektor Universitas Prasetiya Mulya, Hassan Wirajuda, menyatakan seluruh penerima beasiswa akan menempuh pendidikan di bawah School of Applied STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Mereka akan belajar pada program-program yang berorientasi pada kebutuhan masa depan, seperti Intelligence Robotics dan Product Design Engineering.
Menurut Hassan, kerja sama tersebut bukan sekadar memberikan akses pendidikan tinggi, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan industri.
“Kami ingin menghadirkan kesempatan yang lebih luas bagi putra-putri terbaik daerah untuk memperoleh pendidikan terbaik, mengembangkan potensinya, lalu kembali memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah,” ujarnya.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dan Universitas Prasetiya Mulya itu memperlihatkan bahwa pendidikan bukan sekadar ruang memperoleh gelar akademik. Lebih dari itu, pendidikan menjadi jembatan yang menghubungkan mimpi anak-anak dari keluarga sederhana dengan masa depan yang lebih terbuka.
Sebab, ketika akses pendidikan diperluas, yang sesungguhnya sedang dibangun bukan hanya masa depan seorang mahasiswa, melainkan juga kualitas sumber daya manusia yang akan menentukan arah pembangunan Kabupaten Tangerang pada tahun-tahun mendatang.
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan