Beritabanten.com – Kue gipang, salah satu jajanan tradisional khas Cilegon, semakin menarik perhatian masyarakat dan wisatawan.
Kue yang terbuat dari bahan dasar ketan ini dikenal dengan teksturnya yang kenyal dan rasa manis yang khas.
Masyarakat Cilegon telah mengolah kue ini selama puluhan tahun, menjadikannya bagian tak terpisahkan dari budaya kuliner lokal.
Dengan cara pembuatan yang sederhana namun memerlukan keterampilan tinggi, gipang biasanya dipadukan dengan berbagai topping, seperti kacang, wijen, atau gula merah.
“Gipang bukan hanya sekadar makanan, tetapi juga simbol dari kekayaan kuliner daerah kami,” ujar Rina, salah satu pengrajin gipang di Cilegon, Minggu (30/9/2024).
Ia menambahkan bahwa permintaan kue ini meningkat, terutama saat acara-acara adat dan perayaan.
Untuk memperkenalkan kue gipang lebih luas, beberapa pelaku usaha kuliner lokal berkolaborasi dengan pemerintah setempat untuk mengadakan festival kuliner.
Acara ini diharapkan dapat menarik perhatian lebih banyak pengunjung dan mendukung ekonomi lokal.
Dengan semakin banyaknya inovasi dalam penyajian dan variasi rasa, kue gipang berpotensi menjadi salah satu ikon kuliner Cilegon yang mendunia.
Para pengrajin berharap, dukungan dari masyarakat dan pemerintah akan terus berlanjut untuk melestarikan warisan kuliner ini.
Kue gipang kini tak hanya bisa dinikmati di Cilegon, tetapi juga telah mulai dipasarkan secara online, membuatnya lebih mudah diakses oleh konsumen dari berbagai daerah.
Masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi dalam melestarikan dan mempromosikan kuliner khas ini, sehingga keunikan Cilegon semakin dikenal luas. (nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan