Beritabanten.com – Pesantren Al-Quraniyyah mengadakan pengajian kitab Hizib Bahar di Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten pada hari ini Minggu pagi, 14 Juni 2026. Ini menjadi pengajian pertama yang biasanya rutin digelar setiap bulan setelah libur selama Ramadan 2026.

Pantauan media, para jemaah sudah memadati kawasan pesantren dengan dominan berpakaian putih. Jemaah laki-laki berada di area utama dekat pintu masuk aula pesantren dengan skat khusus untuk jemaah perempuan. Namun masih ada jemaah lain yang terus berdatangan hingga memenuhi kawasan pesantren sampai gerbang di pinggir jalan raya.

Meski jumlah jemaah yang hadir membludak hingga memenuhi hampir seluruh area pesantren, suasana pengajian tetap berlangsung dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Para jemaah tampak mengikuti rangkaian pembacaan Hizib Bahar dengan khidmat sambil menyimak arahan dari para pengasuh pesantren.

Kepadatan jemaah tidak mengurangi kenyamanan pelaksanaan kegiatan. Sebagian jemaah memilih duduk di halaman dan area sekitar aula pesantren karena ruang utama telah penuh sejak pagi hari. Mereka tetap mengikuti pengajian dengan tenang hingga acara selesai.

Lantunan dzikir dan doa yang dipimpin oleh Pimpinan Pesantren Al-Quraniyyah, KH Muhammad Sobron Zayyan atau KH Sobron, terdengar menggema dari dalam aula hingga ke halaman pesantren. Para jemaah terlihat larut dalam suasana spiritual, menundukkan kepala dan mengaminkan setiap doa yang dipanjatkan bersama.

Panitia pengajian juga mengarahkan para jemaah untuk menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap majelis ilmu, para jemaah yang hadir dapat mengikuti seluruh rangkaian acara dalam suasana yang aman, tertib, dan penuh khidmat.

KH Sobron menyampaikan terima kasih kepada para jemaah yang istiqamah mengikuti pengajian setelah libur Ramadan 2026. Semua usaha jemaah dalam menjaga konsistensi menghadiri majelis ilmu didoakannya agar mendapat pahala dan kekuatan dalam menjalani aktivitas kehidupan.

“Mari kita mohon doa untuk kelancaran rezeki, kekuatan ilmu, dan anak-anak kita agar selalu mendapatkan pertolongan dari Allah SWT. Tiada yang bisa memberikan kekuatan dalam segala usaha kita selain memohon pertolongan kepada Allah SWT,” ajaknya.

Kemudian, KH Sobron dengan penuh khidmat mengajak para jemaah untuk mendoakan keselamatan bangsa agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang. Menurutnya, keselamatan bangsa juga sangat bergantung pada amal perbuatan baik yang dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga keselamatan dilimpahkan kepada bangsa ini, dengan segala doa dan dzikir yang kita panjatkan pada hari ini. Semoga anak-anak kita menjadi anak yang saleh,” katanya.

Pada sesi terakhir, para jemaah diberikan waktu khusus selama lima menit untuk memanjatkan doa secara langsung sesuai kebutuhan dan harapan masing-masing.

“Silakan para jemaah dalam waktu lima menit untuk memanjatkan doa dan maksud dalam hati masing-masing dengan selalu berharap yang terbaik yang diberikan Allah SWT,” tandasnya.

Jemaah terpantau melakukan prosesi doa secara khusyuk dalam suasana hening dan penuh kekhidmatan. Cuaca pagi yang cerah turut mendukung jalannya kegiatan meski sesekali terdengar suara kendaraan yang melintas di sekitar lokasi. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com