Beritabanten.com – Proyek pelebaran jalan yang tengah berlangsung di kawasan Legok, tepatnya di Perumahan Titan Arum, Kota Serang, menjadi perhatian masyarakat. Terdapat segel misterius yang terpasang di area proyek sejak Senin 8 September 2025.
Pemasangan segel ini, yang hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait alasan di baliknya, memunculkan beragam spekulasi di kalangan warga dan pengguna jalan.
Proyek pelebaran jalan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat karena kawasan tersebut sering mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk.
Selain itu, genangan air yang sering muncul saat hujan juga menjadi masalah utama yang mengganggu kenyamanan warga. Oleh karena itu, revitalisasi dan pelebaran jalan di lokasi ini diharapkan bisa mengatasi masalah-masalah tersebut.
Menurut pantauan warga, segel yang dipasang oleh pemilik lahan di lokasi proyek ini tidak hanya menambah tanda tanya, tetapi juga memperlambat progres pembangunan yang telah dimulai beberapa bulan lalu.
Meski demikian, upaya pemerintah Kota Serang untuk melakukan perbaikan dan revitalisasi kawasan ini tetap berlanjut.
“Memang sudah cukup lama masalah kemacetan dan genangan air di sini mengganggu kami. Kami berharap proyek pelebaran jalan ini bisa segera selesai dengan baik. Meskipun ada segel, kami yakin pemerintah Kota Serang akan tetap memperhatikan proses revitalisasi ini,” ujar Dedi, salah satu warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Proyek pelebaran jalan di kawasan Legok-Titan Arum ini merupakan bagian dari program perbaikan infrastruktur yang digalakkan oleh Pemerintah Kota Serang.
Pelebaran jalan diharapkan dapat mengurangi kepadatan lalu lintas, serta meningkatkan kenyamanan berkendara bagi warga yang melintas.
Pemerintah Kota Serang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) berkomitmen untuk menyelesaikan proyek ini secepat mungkin.
“Kami menyadari pentingnya proyek ini bagi masyarakat, terutama dalam mengatasi kemacetan dan masalah genangan air. Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan proyek ini berjalan lancar dan memberikan hasil yang terbaik untuk masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Serang Iwan Sunardi.
Meskipun proyek ini menghadapi beberapa kendala, seperti pemasangan segel yang belum diketahui penyebabnya, diharapkan masyarakat tetap sabar dan mendukung proses revitalisasi ini.
Dengan adanya pelebaran jalan yang lebih baik, diharapkan akan tercipta fasilitas yang lebih nyaman dan aman bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Serang berharap agar proyek ini tidak hanya menyelesaikan masalah lalu lintas, tetapi juga dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan kota, menciptakan kenyamanan bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (Sra)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan