Beritabanten.com – Wali Kota Tangerang, Sachrudin, memimpin langsung Rapat Koordinasi dan Evaluasi Bulanan Kewilayahan yang digelar pada Senin (19/5/2025).

Rapat ini dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, mulai dari Kepala Perangkat Daerah, camat, lurah, hingga kepala puskesmas dari seluruh wilayah kota.

Berbagai agenda strategis dibahas dalam rapat ini, termasuk penguatan koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak serta percepatan pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih, menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025.

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa Pemkot Tangerang berkomitmen penuh untuk menghadirkan kebijakan yang berpihak pada anak dan terus berinovasi dalam memenuhi hak serta perlindungan anak.

“Berbagai program terus kita dorong, seperti Sekolah Ramah Anak di semua jenjang pendidikan, Kampung Ramah Anak, layanan konseling melalui PUSPAGA, program gizi seperti PMT, penanggulangan stunting, revitalisasi Posyandu, hingga penguatan Forum Anak sebagai representasi suara anak-anak Kota Tangerang,” jelas Sachrudin.

Ia juga mengapresiasi capaian Kota Tangerang yang secara konsisten meraih predikat Kota Layak Anak setiap tahunnya. Menurutnya, capaian tersebut harus dijaga melalui penguatan kebijakan, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi berkelanjutan.

Selain itu, terkait pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih, Sachrudin menyampaikan dukungan penuh sebagai bentuk penguatan ekonomi masyarakat dari tingkat kelurahan.

“Kami dorong seluruh lurah dan perangkat terkait agar mempercepat pembentukan koperasi ini. Harapannya, koperasi bisa menjadi wadah ekonomi kerakyatan yang transparan, inklusif, dan profesional, serta memberikan dampak langsung bagi warganya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menerima secara resmi Laporan Pelaksanaan Pilkada Kota Tangerang Tahun 2024 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tangerang. Ia menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan pemilu yang aman dan demokratis.

“Keberhasilan Pilkada ini tentu hasil kerja keras semua pihak. Laporan ini akan menjadi bahan penting dalam evaluasi untuk memperbaiki pelaksanaan pemilu ke depan,” tambahnya.

Sebagai penutup agenda rakor, wali kota bersama seluruh jajaran pemerintah kota juga menandatangani komitmen bersama dalam penanganan Tuberkulosis (TBC), yang menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan masyarakat.

“Komitmen ini harus terus dijaga agar pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat dapat lebih menyeluruh dan optimal,” tandasnya. (Nul)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com