Beritabanten.com – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat upaya pemberdayaan perempuan melalui program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP). Sebanyak 260 perempuan pelaku usaha dari berbagai wilayah Kota Tangerang mengikuti pelatihan yang digelar di Gedung Nyimas Melati, Kota Tangerang, Kamis, 16 Juli 2026.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan dalam mengembangkan usaha, mulai dari keterampilan kewirausahaan, manajemen keluarga dan bisnis, hingga strategi pemasaran digital agar mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi.

Ketua Bidang I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tangerang, Yayat Sugiarti Herman, yang hadir membuka kegiatan tersebut, mengatakan keberadaan ratusan peserta menjadi gambaran meningkatnya peran perempuan dalam memperkuat ekonomi berbasis keluarga.

Menurut Yayat, perempuan memiliki posisi strategis, baik dalam keluarga maupun sebagai penggerak perekonomian di tingkat lokal.

“Melalui pelatihan PKHP ini, kita tidak hanya memberikan keterampilan teknis operasional bisnis, tetapi juga membangun mentalitas berwirausaha yang tangguh,” ujar Yayat.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas hidup perempuan pelaku usaha akan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan keluarga sekaligus pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang.

Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan pembekalan dari praktisi dan tenaga ahli melalui materi yang disampaikan secara interaktif. Selain memperdalam pengetahuan tentang pengelolaan usaha, para peserta juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membangun jaringan dan membuka peluang kolaborasi bisnis.

Pemkot Tangerang berharap para pelaku usaha perempuan yang mengikuti pelatihan dapat semakin mandiri secara finansial, memiliki kemampuan digital yang lebih baik, serta mampu menciptakan peluang kerja baru di lingkungan sekitar.

Pelaksanaan program PKHP menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, berdaya saing, dan inklusif melalui penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi daerah. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com