Beritabanten.com – Setelah perdebatan hangat mengenai klaim produk DAVIENA Skincare oleh Dokter Detektif, kini giliran dokter dan influencer kecantikan Richard Lee yang ikut memberikan pandangannya.

Richard Lee, yang dikenal sebagai sosok yang sering mengedukasi masyarakat tentang skincare, mengapresiasi usaha Dokter Detektif yang selalu berupaya mengungkapkan fakta tentang produk skincare yang baik dan buruk.

Namun, dalam kasus kali ini, Richard Lee menyatakan tidak sepenuhnya sependapat dengan Dokter Detektif.

Menurut Dr. Richard Lee, ada kekeliruan dalam metode pemeriksaan yang dilakukan oleh Dokter Detektif.

Produk yang diuji seharusnya adalah retinal, bukan retinol, dan kedua bahan ini memiliki perbedaan yang signifikan.

Ia menjelaskan bahwa memeriksa produk retinal dengan metode yang digunakan untuk mendeteksi retinol adalah tidak tepat.

Retinal dan retinol adalah dua bahan aktif yang berbeda secara kimiawi, sehingga pemeriksaan yang dilakukan harus spesifik.

Dr. Richard Lee juga menyatakan bahwa ia telah memeriksa ulang data bersama tiga ahli kimia, salah satunya bahkan adalah profesor kimia dari Amerika Serikat.

Menurut para ahli tersebut, menguji retinal dengan metode yang digunakan untuk retinol adalah invalid. Hasilnya tidak bisa dianggap akurat karena kedua bahan tersebut tidak bisa diukur dengan cara yang sama.

Untuk menjelaskan hal ini lebih detail, Richard Lee telah membuat video di Tik Tok yang membahas perbedaan retinal dan retinol serta kekeliruan metode pemeriksaan tersebut.

Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa ia sudah mengirim produk DAVIENA ke laboratorium untuk diperiksa ulang. Hasil dari uji lab yang ia dapatkan menunjukkan perbedaan data dengan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh Dokter Detektif.

Bagaimana hasil akhir dari perdebatan ini? Masih banyak yang menunggu klarifikasi lebih lanjut.

Sebelumnya, setelah munculnya laporan dari “Dokter Detektif” mengenai dugaan overclaim pada produk skincare yang mereka cek, DAVIENA Skincare kini angkat bicara.

Owner dari DAVIENA Skincare menyatakan ketidaksetujuannya atas klaim yang menyebutkan bahwa produk HB Dosting miliknya mengandung niacinamide dalam kadar yang sangat kecil hingga tidak terdeteksi.

Owner DAVIENA menegaskan bahwa ia adalah salah satu pemilik brand skincare yang berani secara terbuka menyertakan hasil uji laboratorium pada kemasan produknya.

Hal ini dilakukan untuk memberikan transparansi dan kepercayaan kepada konsumen bahwa produk yang mereka gunakan sudah teruji secara ilmiah.

Merasa dirugikan atas klaim tersebut, owner DAVIENA mengambil tindakan dengan mengirimkan ulang produk yang dipermasalahkan ke pabrik untuk diuji kembali.

Berdasarkan hasil uji lab yang dilakukan pihak pabrik, owner DAVIENA menegaskan bahwa kandungan niacinamide pada produknya masih sesuai dengan klaim yang mereka buat. (sra)

 

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com