Beritabanten.com – Sekertaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) KH Abdul Rojak mengingatkan semangat kepedulian sosial dalam ritual Ibadah Haji.
Jamaah Haji 2025 diharapkan menjadi agen terdepan dalam mengentaskan kemiskinan di tanah air sebagai bentuk nyata dari hikmah melakukan ibadah haji.
Dia mencontohkan penggunaan pakaian ihrom bagi semua jamaah haji adalah pesan penting tanpa membedakan status seseorang.
“Setiap jamaah harus mengingat diri sendiri sebagai makhluk yang sama dalam mengarungi kehidupan. Harus saling membantu,” katanya dalam rilis resmi, Jumat (9/5/2025).
Alumni doktoral Universitas Islam Nusantara (Uninus) Bandung tersebut juga menyatakan semangat haji tersebut masih butuh kesadaran utuh sehingga bisa terwujud di lapangan.
Dia membandingksn kuota haji tanah air yang terus meningkat tapi pengentasan kemiskinan masih jauh yang diharapkan. Padahal secara matematis, katanya, harus berbanding lurus antara kesalehan individual dan kesalehan sosial.
“Beragama sedianya bisa menghadirkan aksi nyata untuk kemanusiaan universal, karena Islam datang untuk memberi rahmat bagi sesama,” imbuhnya.
Karenanya, ketika jumlah pengangguran dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang marak menjadi tantangan kesadaran akan kepedulian pada sesama tersebut.
“Sedianya yang tahun ini menengok jejak perjuangan Nabi dalam menata masyarakar arab itu jadi pemicu kesadaran membangkitkan semangat saling membantu,” pinta dia.
Selama ini ketika dirinya memberikan bimbingan pada calon jamaah haji di Tangsel selalu menekankan aspek positif pasca melakukan ibadah haji, terutama untuk peduli sama sesama.
“Rata-rata para calon jamaah sih pada antusias mendengarkan semangat kepedulian sosial tersebut. Moga ini terus terjaga untuk menopang masyarakat adil dan sejahtera,” demikian dia menutup. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan