Beritabanten.com – Yayasan Permata Sari yang menaungi Sekolah Dasar Islam Cikal Harapan BSD kembali menorehkan prestasi dalam mengabdikan di dalam dunia pendidikan di Kota Tangerang Selatan.
Ketua Umum Yayasan Permata Sari, Fardiyah, menyampaikan rasa syukur atas peresmian aula baru, peluncuran Buku Pendidikan Agama Islam (PAI) SD Kelas 1, serta launching program CH Water dalam acara yang digelar di Sekolah Dasar Islam Cikal Harapan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, Rabu (22/4/2026).
“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, segala puji bagi Allah SWT, atas limpahan rahmat, nikmat sehat, kesempatan, dan kebersamaan, sehingga pada hari yang berbahagia ini kita dapat hadir dalam acara syukuran penggunaan aula baru, launching Buku PAI SD Kelas 1, serta launching CH Water,” Fardiyah, dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, peresmian aula baru menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan fasilitas yayasan, khususnya di wilayah Cabang Banten. Menurutnya, aula tersebut tidak sekadar bangunan fisik, tetapi memiliki nilai strategis sebagai pusat kegiatan.
“Aula ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang kebersamaan, ruang pembelajaran, ruang musyawarah, ruang kreativitas, dan ruang tumbuhnya generasi masa depan,” katanya.
Fardiyah, menambahkan, pembangunan aula tersebut telah dimulai sejak 14 Oktober 2025 dan dan selesai pada Februari 2026, sehingga kini sudah dapat dimanfaatkan oleh seluruh civitas pendidikan.
Selain itu, peluncuran Buku PAI SD Kelas 1 disebut sebagai bentuk komitmen yayasan dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. Ia menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya soal sarana, tetapi juga kualitas materi pembelajaran.
“Ini adalah bukti nyata bahwa yayasan berkomitmen menghadirkan pendidikan yang bermutu, relevan, dan berkarakter. Pendidikan bukan hanya tentang gedung yang baik, tetapi juga tentang isi pembelajaran yang baik,” ungkapnya.
Ia juga memaparkan bahwa proses penyusunan buku tersebut telah dimulai sejak Juni 2025 hingga akhirnya diserahkan pada Januari 2026 setelah melalui berbagai tahapan.

Peluncuran CH Water
Sementara itu, peluncuran CH Water menjadi langkah yayasan dalam memperluas inovasi di luar sektor pendidikan. Program ini diharapkan mampu mendukung kemandirian dan keberlanjutan yayasan ke depan.
“CH Water ini adalah simbol bahwa yayasan tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, tetapi juga terus berupaya membangun kemandirian, inovasi, dan keberlanjutan,” jelas Fardiyah.
Ia menyebutkan bahwa program CH Water sebelumnya telah diluncurkan di Jonggol pada 12 November 2025 dan diharapkan dapat menjadi produk yang dipercaya masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Fardiyah juga mengajak seluruh elemen yayasan untuk terus optimistis menghadapi tantangan global yang dinamis, termasuk dampak konflik internasional terhadap berbagai sektor kehidupan.
“Tantangan zaman akan terus berubah… namun dengan kebersamaan, keikhlasan, kerja keras, serta semangat persatuan, insyaAllah Yayasan Permata Sari akan tetap mampu tumbuh, beradaptasi, dan memberi manfaat yang lebih luas,” ujarnya.
Menutup sambutannya, ia berharap seluruh program yang diluncurkan dapat memberikan manfaat jangka panjang.
“Semoga aula baru ini membawa keberkahan, Buku PAI ini membawa ilmu yang bermanfaat, dan CH Water membawa kemajuan bagi kita semua,” kata Fardiyah.

Peduli Lingkungan Sehat
Masih di tempat sama, Ketua Pembina Yayasan Permata Sari Ida Ismail Nasution menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas peristiwa bersejara bagi keluarga besar Yayasan Permatan Sari.
“Karya hari ini menstimulus bahwa kalian akan bisa menghasilkan karya-karya lainnya yang bermanfaat,” katanya.
Dia juga mengajak kepada seluruh keluarga besar untuk tidak berhenti terus melahirkan kepedulian pada lingkungan agar nanti bermanfaat di masa mendatang.
“Kami mengajak Keluarga besar Yayasan Permata Sari untuk peduli pada kesehatan, dan agar memegang peranan penting dalam ikhtiar untuk selalu sehat,” demikian dia menutup.
Yayasan Permata Sari di Kota Tangsel juga menaungi SMA, SMP dan TK menjadi yang berpengalaman lama dalam mencetak generasi muslim terdidik selama lebih dari dua dasawarsa. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan