Beritabanten.com — Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan kabar soal rencana pemerintah mengambil alih pengelolaan kas masjid adalah hoaks. Informasi yang telanjur beredar di media sosial itu dinilai sengaja digoreng untuk memancing kegaduhan publik.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al Asyhar, memastikan tidak pernah ada kebijakan, apalagi rencana, terkait pengelolaan dana kas masjid oleh pemerintah.
“Tidak ada itu. Kementerian Agama tidak pernah mengeluarkan kebijakan soal pengambilalihan kas masjid,” tegas Thobib dalam keterangan tersiar luas, ditulis pada Rabu 22 April 2026.
Ia juga membongkar modus disinformasi yang beredar. Menurutnya, konten berupa meme dan video yang mencatut foto Menteri Agama Nasaruddin Umar dengan narasi “rekening kas masjid akan dikelola pemerintah” adalah framing menyesatkan.
“Itu jelas disinformasi. Dibuat untuk menimbulkan kegaduhan. Menag tidak pernah berbicara soal itu,” sentilnya.
Thobib menegaskan, pengelolaan kas masjid tetap berada di tangan pengurus masing-masing. Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir tetap punya otoritas penuh, sesuai prinsip kemandirian dan kepercayaan jamaah.
“Kas masjid itu urusan internal pengurus. Tidak ada intervensi negara dalam bentuk penguasaan dana,” sambungnya.
Alih-alih ikut campur, Kemenag justru mendorong tata kelola masjid yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel. Namun, semua tetap dijalankan oleh pengurus masjid, bukan pemerintah.
Di akhir pernyataannya, Thobib mengingatkan masyarakat agar tidak mudah termakan isu liar.
“Jangan langsung percaya. Cek dulu ke kanal resmi Kemenag. Bijak itu wajib di era banjir informasi seperti sekarang,” pungkasnya. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan