Beritabanten.com – Calon Gubernur DKI Jakarta, Ridwan Kamil (RK), kembali menuai kontroversi setelah mengungkapkan janji untuk memberikan bantuan sosial (bansos) ganda kepada warga jika terpilih pada Pilkada Jakarta 2024.
Janji tersebut disampaikan saat Ridwan Kamil melakukan kunjungan ke wilayah Jakarta Utara pada Rabu, 13 November 2024, di hadapan warga yang hadir.
Menurut Kang Emil, panggilan akrab Ridwan Kamil, bantuan sosial “double” ini akan diberikan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah DKI Jakarta.
Janji tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jakarta, dengan bantuan tambahan yang diberikan dalam rangka mendukung warga yang membutuhkan.
Namun, janji tersebut mendapat tanggapan negatif dari sejumlah netizen. Beberapa warganet menganggap pernyataan Ridwan Kamil sebagai bentuk meremehkan nalar publik.
Sebab, sebelumnya ia juga mengumumkan sejumlah program kontroversial seperti pembangunan gym di pinggir jalan dekat halte Transjakarta dan ide “mobil curhat” untuk mendengarkan keluhan warga.
Salah seorang pengguna media sosial di X (@mazzini_gsp) menyebutkan, “Asli dah, Ridwan Kamil ini terlalu meremehkan nalar publik. Empat hari lalu janjikan fasilitas gym di halte, hari ini janjikan bansos dobel buat masyarakat kalau milih dia. Tanpa henti dia kasih janji yang gak rasional ke warga Jakarta, dikira warganya gak bisa mikir.”
Kritik serupa juga dilontarkan oleh netizen lainnya yang menyebutkan bahwa janji bansos double justru memperlihatkan ketidakpahaman dalam pengelolaan anggaran.
“Bansos double berarti anggaran untuk bansos jadi dua kali lipat, sangat pintar mengelola anggaran (Ridwan Kamil),” tulis salah seorang netizen dengan nada sinis.
Sebagian besar warganet bahkan berharap agar warga Jakarta lebih bijak dalam memilih calon pemimpin, dengan harapan agar janji-janji yang kurang realistis tidak lagi menjadi bahan pertimbangan.
“Sumpah ya semoga warga Jakarta bisa lebih bijak lagi menentukan pilihan. RK ini sumpah dagelan banget sih,” komentar seorang pengguna.
Janji “bansos double” dari Ridwan Kamil ini menambah panjang daftar program kontroversial yang dinilai kurang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat Jakarta, sekaligus memicu debat panas di media sosial.
Kini, warganet berharap agar Pilkada Jakarta 2024 bisa melahirkan pemimpin yang tidak hanya berjanji manis, tetapi juga memiliki visi yang realistis untuk masa depan ibu kota. (Chk)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan