Beritabanten.com – Nama Raihaanun kembali menjadi sorotan setelah dipercaya memerankan tokoh Sonya dalam serial WeTV Original Tante Sonya. Karakter tersebut bukan sekadar tokoh baru dalam drama romantis, melainkan bagian dari kisah yang pernah dikenal penonton Indonesia melalui film Catatan Harian Tante Sonya pada 1994.
Lebih dari tiga dekade setelah Ayu Azhari memerankan Sonya dalam film versi 1994, karakter tersebut hadir kembali melalui interpretasi Raihaanun. Kali ini, Sonya digambarkan sebagai perempuan karier berusia 42 tahun yang mandiri, sukses, tetapi menghadapi persoalan perasaan, pekerjaan, keluarga, dan pilihan hidup.
Serial Tante Sonya mempertemukan Raihaanun dengan Maxime Bouttier yang memerankan Ben. Keduanya dikisahkan memiliki jarak usia 14 tahun. Ben yang berusia 28 tahun kemudian bekerja sebagai bawahan Sonya di Dermawan Group. Pertemuan kembali setelah delapan tahun membuat hubungan keduanya berkembang dari relasi profesional menjadi persoalan perasaan yang semakin rumit.
Bagi Raihaanun, memerankan Sonya bukan hanya soal memainkan karakter perempuan dewasa yang berada di tengah persoalan asmara. Ia juga harus membawa sisi manusiawi seorang perempuan yang memiliki keraguan, rasa tidak percaya diri, sekaligus keinginan untuk menentukan jalan hidupnya sendiri.
Raihaanun pernah mengungkap bahwa kedekatan usia dengan karakter Sonya membuat proses pendalaman peran terasa cukup personal. Karakter tersebut kemudian dikembangkan secara bertahap sepanjang cerita sehingga penonton tidak langsung mengetahui seluruh sisi Sonya sejak awal.
Di sisi lain, kehadiran Maxime Bouttier membuat cerita Tante Sonya bergerak pada persoalan cinta beda usia sekaligus relasi kuasa di tempat kerja. Hubungan Sonya dan Ben tidak berdiri sendiri karena keduanya harus menghadapi konflik perusahaan, kepentingan keluarga, serta persoalan dari masa lalu.
Serial ini disutradarai Surya Ardy Octaviand dan diproduksi melalui kolaborasi WeTV Indonesia dengan Rapi Films. Tante Sonya terdiri dari 10 episode dan mulai ditayangkan di WeTV pada 4 September 2026. Selain Raihaanun dan Maxime Bouttier, jajaran pemainnya antara lain Hamish Daud, Dinda Kirana, Sarah Felicia, Mike Ethan, Adinda Cresheilla, Rezca Syam, dan Baby Kristami.
Kehadiran kembali sosok Sonya memperlihatkan bagaimana sebuah cerita lama dapat dihidupkan dengan pendekatan berbeda. Jika film 1994 menempatkan Ayu Azhari sebagai pemeran utama, versi terbaru memberi ruang kepada Raihaanun untuk menerjemahkan Sonya sesuai persoalan perempuan dan dunia kerja yang lebih dekat dengan penonton masa kini.
Pada akhirnya, daya tarik Tante Sonya bukan hanya terletak pada kisah cinta antara perempuan dewasa dan laki-laki yang lebih muda. Sosok Sonya juga menjadi pintu masuk untuk melihat bagaimana perempuan menghadapi usia, karier, relasi, cinta, dan keputusan atas kehidupannya sendiri. (Red)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan