Beritabanten.com – Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten berhasil mengungkap peredaran narkotika jenis baru berupa cairan yang dikemas dalam kartrid rokok elektrik atau liquid vape.

Cairan tersebut diketahui mengandung zat etomidate dengan nilai jual yang sangat tinggi, yakni mencapai Rp4 juta per kartrid.

Direktur Reserse Narkoba Polda Banten, Wiwin Setyawan, mengungkapkan bahwa para pelaku menggunakan modus penyamaran dengan memasukkan cairan narkotika ke dalam perangkat vape konvensional.

Cara ini membuat pengguna terlihat seperti sedang mengisap rokok elektrik biasa, sehingga sulit dikenali sebagai penyalahgunaan narkotika.

“Cairan dimasukkan ke dalam alat vape sehingga tidak tampak mencurigakan. Seolah-olah mereka hanya menggunakan vape biasa dan merasa aman karena tidak terdeteksi,” kata Wiwin saat konferensi pers di Aula Serbaguna Mapolda Banten, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, liquid vape yang mengandung etomidate tersebut memiliki harga jual yang tergolong mahal. Informasi yang dihimpun kepolisian menyebutkan, satu kartrid dipasarkan dengan harga sekitar Rp4 juta.

Bahkan, apabila beredar di lingkungan hiburan malam, harganya bisa meningkat hingga Rp5 juta sampai Rp6 juta per kartrid.

“Harganya memang sudah tinggi, tetapi karena ada kelompok tertentu yang mampu mengakses jaringan peredaran ini, barang tersebut masih tetap beredar,” ujarnya.

Untuk wilayah Provinsi Banten, Wiwin menyebut peredaran narkotika cair tersebut sejauh ini terdeteksi di kawasan Tangerang Raya.

Sementara di wilayah Banten lainnya, kasus serupa masih tergolong minim. Salah satu penyebabnya adalah faktor harga yang tidak terjangkau bagi sebagian besar masyarakat. (Nbl)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com