Beritabanten.com – Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo, menegaskan pengungkapan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus menjadi bukti bahwa negara tidak berada di balik aksi tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Bamsoet di Jakarta, Jumat (sekitar pertengahan Maret 2026), menyusul langkah cepat aparat dalam mengungkap pelaku.

Ia menilai respons sigap TNI-Polri mencerminkan komitmen kuat dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kredibilitas pemerintah di mata publik.

Bamsoet juga menyoroti sikap Prabowo Subianto yang mengutuk keras insiden tersebut serta mendorong pengusutan hingga tuntas. Menurutnya, hal itu menunjukkan keseriusan negara dalam menangani kasus kekerasan terhadap aktivis.

Meski pelaku telah terungkap, Bamsoet mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti pada eksekutor. Ia menegaskan pentingnya pengusutan lebih lanjut untuk mengungkap motif serta aktor intelektual di balik aksi tersebut.

“Tidak cukup hanya menangkap pelaku. Harus diusut siapa yang menyuruh dan apa motifnya,” tegasnya.

Ia juga menilai bahwa tindakan teror atau intimidasi terhadap pihak yang menyuarakan kritik justru berpotensi merusak kredibilitas negara. Karena itu, penanganan yang tegas dan transparan menjadi kunci menjaga kepercayaan publik.

Kasus ini kini menjadi sorotan luas sebagai ujian komitmen negara dalam menegakkan hukum sekaligus melindungi ruang demokrasi. Publik pun menanti langkah lanjutan aparat, apakah pengusutan akan menyentuh akar persoalan atau berhenti di tingkat pelaku lapangan. (Red)

Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com