Beritabanten.com- Kisah menyedihkan dialami oleh seorang polisi, Bripda Muhammad Fajri Gymnastiar, yang mengalami syok berat saat menyadari bahwa korban kecelakaan yang ia datangi adalah ayah kandungnya sendiri.
Peristiwa ini terjadi pada Kamis malam (3/10/2024), ketika Bripda Fajri, anggota kepolisian di Lubuklinggau, Sumatera Selatan, sedang bertugas malam.
Ia menerima laporan kecelakaan di Jalan Junaedi, Kelurahan Waterpark, Kecamatan Lubuklinggau Timur.
Setibanya di lokasi, ia menemukan korban yang mengalami luka parah di kepala akibat terlindas truk tangki pengangkut gas elpiji, dan kondisi korban sulit dikenali.
Saat memeriksa dompet korban untuk mencari identitas, Bripda Fajri terkejut mengetahui bahwa korban tersebut adalah ayahnya, Talimin (56). Ia pun mengalami syok berat dan menangis di tempat kejadian.
“Benar, orangtua dari anggota kami yang menjadi korban kecelakaan semalam. Ia baru mengetahuinya setelah menemukan dompet korban,” ujar Kasat Lantas Polres Lubuklinggau, AKP Marjuni, pada Senin (7/10).
Marjuni menjelaskan bahwa kecelakaan bermula ketika truk tangki Hino dengan nomor polisi BD 8176 KU yang dikemudikan oleh Irwantoni melaju dari arah simpang RCA menuju Simpang Periuk.
Di saat yang sama, korban Talimin, yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi BG 6235 GL, juga melaju ke arah yang sama. Namun, ketika tiba di lokasi, dua mobil di depan truk berbelok ke kanan.
Truk tangki tersebut kemudian mengambil jalur kiri untuk mendahului, tetapi menyenggol motor Talimin, yang menyebabkan korban terjatuh. Talimin tewas di tempat setelah terlindas truk.
“Kondisi korban sangat parah, dengan luka remuk di kepala, kedua tangan patah, dan meninggal di lokasi kejadian,” jelas Marjuni. Polisi telah mengamankan truk tangki dan sopirnya, serta menyita sepeda motor korban sebagai barang bukti.
“Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, sementara sopir truk masih dalam pemeriksaan,” tambahnya. (nbl)
Cek Berita dan Artikel Lainnya di Google News Beritabanten.com


Tinggalkan Balasan